- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Aksi Damai Dorong Union Group untuk Beralih ke Telur Bebas Kandang (Cage-Free)
Kredit Foto: Istimewa
Sejumlah aktivis menggelar aksi damai di depan salah satu gerai Union Group di kawasan Senayan, Sabtu (25/7), untuk mendesak grup restoran tersebut segera berkomitmen menggunakan telur bebas kandang sempit (cage-free).
Mereka menilai perusahaan yang menjual produk premium seperti Union Group, seperti kue yang mencapai Rp90.000 per potong, sudah seharusnya berasal dari sistem produksi yang lebih etis dan bertanggung jawab, serta memperhatikan kesejahteraan hewan.
Kondisi industri telur di Indonesia saat ini hampir seluruhnya masih menerapkan sistem kandang baterai atau kandang sempit. Kandang tersebut adalah kandang dalam sistem industri peternakan konvensional yang mengurung ayam petelur di dalam kandang berukuran tidak lebih besar dari selembar kertas A4 seumur hidup mereka.
Pengurungan ekstrem tersebut membuat ayam-ayam ini mengalami penderitaan dan menghambat mereka untuk melakukan berbagai perilaku alaminya, seperti merentangkan sayap sepenuhnya, bersarang, mandi debu, bertengger, dan bersosialisasi.
Laporan Badan Keamanan Pangan Eropa tahun 2019 menyimpulkan bahwa sistem kandang sempit juga memiliki tingkat prevalensi Salmonella yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem kandang cage-free.
Sementara itu, penelitian di Indonesia menemukan adanya Salmonella yang resisten terhadap antibiotik pada telur supermarket yang berasal dari sistem kandang. Temuan strain yang kebal terhadap berbagai jenis obat (multidrug-resistant) ini menegaskan pentingnya penggunaan antibiotik secara bertanggung jawab serta penerapan regulasi keamanan pangan yang kuat di seluruh industri.
"Dengan harga kue senilai 90 ribu rupiah dengan branding premium oleh Union Group, melalui Undang-Undang No. 8 tahun 1999, masyarakat atau konsumen berhak mengetahui dari mana sumber telur yang dipakai oleh Union: apakah telurnya bersumber dari kandang sempit atau cage-free. Kami berharap Union Group dapat segera mengadopsi kebijakan dan berkomitmen untuk menggunakan telur bebas kandang (cage-free) demi kesejahteraan hewan, keamanan pangan, serta praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab," ujar Elfha Shavira, Pemimpin Kampanye Act for Farmed Animals.
“Kami kembali mendatangi Union Group untuk memastikan apakah mereka bergerak maju menuju arah komitmen cage-free atau tetap mengabaikan kesejahteraan hewan dan kesehatan konsumen. Kami mengapresiasi tanggapan Union terhadap kampanye kami dan berharap bisa segera mendapatkan jawaban yang pasti mengenai perilisan komitmen cage-free mereka.” lanjut Elfha Melalui aksi damai ini, aktivis berharap Union Group dapat menjadi pelopor dalam mengedepankan kesejahteraan hewan serta menjadi bagian dari bisnis yang lebih etis, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Redaksi
Tag Terkait: