Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Komdigi Lantik Lima Pejabat Baru, AI Jadi Fokus Transformasi Digital

Komdigi Lantik Lima Pejabat Baru, AI Jadi Fokus Transformasi Digital Kredit Foto: Komdigi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melakukan penyegaran jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama guna memperkuat organisasi sekaligus mempercepat transformasi digital nasional. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan publik agar lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital Ismail menegaskan, para pejabat yang baru dilantik mengemban tanggung jawab untuk memastikan setiap program dan layanan Komdigi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Pejabat yang baru dilantik memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan di Komdigi semakin baik. Ukurannya bukan hanya program berjalan, tetapi bagaimana masyarakat merasakan layanan yang lebih mudah, proses yang lebih cepat, dan manfaat yang lebih nyata," ujar Ismail dalam keterangan resminya, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, transformasi digital tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada penyederhanaan proses layanan pemerintah sehingga memberikan kepastian bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Ia menilai tata kelola di sektor telekomunikasi, penyiaran, layanan pos, hingga ekosistem digital harus semakin responsif agar proses pelayanan berjalan lebih efektif.

"Kita ingin masyarakat dan pelaku usaha mendapatkan kepastian. Mereka harus mengetahui proses pengajuan sudah sampai di mana, apa kendalanya, dan bagaimana penyelesaiannya. Teknologi harus membantu menghadirkan pelayanan yang cepat dan transparan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail juga mendorong optimalisasi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, AI perlu dimanfaatkan sebagai alat yang mampu mempercepat proses kerja pemerintah, meningkatkan akurasi layanan, serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.

"Kita tidak membangun AI hanya untuk mengikuti tren. Kita harus memastikan teknologi ini memberikan manfaat nyata, baik untuk pelayanan publik, industri, maupun masyarakat luas," ujarnya.

Selain itu, Ismail menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem digital nasional. Ia berharap Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.

"Peran kita adalah menjadi orkestrator yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan. Dengan kolaborasi, Indonesia dapat membangun ekosistem digital yang kuat dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," tuturnya.

Baca Juga: Komdigi Gandeng BPI Danantara Siapkan Jalur Karier Talenta AI ke BUMN

Baca Juga: Google Proyeksikan AI Dorong Ekonomi Kreatif RI hingga Rp66 Triliun per Tahun

Baca Juga: Wamenkomdigi Ungkap AI dan Blockchain Bisa Tekan Kebocoran Sistem Perdagangan Nasional

Pada pelantikan tersebut, Ismail melantik Gunawan Hutagalung sebagai Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital, Aju Widya Sari sebagai Direktur Layanan Ekosistem Digital, Rina M. sebagai Sekretaris Komisi Penyiaran Indonesia, Umri sebagai Direktur Pos dan Penyiaran, serta Said Mirza Pahlevi sebagai Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru.

Ia berharap jajaran baru tersebut mampu menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan layanan Komdigi sehingga semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

"Jabatan ini adalah amanah untuk memberikan pelayanan terbaik. Kita ingin setiap kebijakan dan program Komdigi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri