Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Groundbreaking PSEL Legok Nangka Dimulai, Kadin Jabar Kawal Investasi Energi Terbarukan

Groundbreaking PSEL Legok Nangka Dimulai, Kadin Jabar Kawal Investasi Energi Terbarukan Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Kabupaten Bandung -

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat mempertegas perannya dalam mengawal pembangunan infrastruktur Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka sebagai proyek strategis yang memperkuat iklim investasi hijau sekaligus mempercepat pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kadin Jawa Barat dalam groundbreaking pembangunan PSEL di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legok Nangka, Kamis.

Prosesi peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur Waste to Energy yang diharapkan mampu mengatasi persoalan sampah di Bandung Raya dan sekitarnya sekaligus menghasilkan energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan.

Agenda strategis nasional itu dihadiri jajaran kementerian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan lembaga, perwakilan pemerintah Jepang, Belanda, dan Jerman, lembaga pembiayaan internasional seperti JICA, IFC, ADB, World Bank, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat.

Ketua Umum Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi menegaskan pihaknya terus mengawal setiap tahapan pembangunan proyek agar investasi dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah.

"Realisasi peletakan batu pertama PSEL Legok Nangka hari ini adalah bukti konkret bahwa Jawa Barat merupakan rumah yang aman, ramah, dan sangat potensial bagi investasi skala global. Kadin Jawa Barat berkomitmen penuh untuk terus mengawal setiap tahap investasi strategis, mulai dari perencanaan hingga implementasi di lapangan," ujar Almer, Rabu (29/7/2026)

Menurut Almer, Kadin Jawa Barat selama ini aktif menjembatani kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan badan usaha pelaksana, termasuk Sumitomo Corporation, guna memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi investasi infrastruktur berbasis energi bersih di Jawa Barat.

Kadin Jawa Barat menilai pembangunan PSEL Legok Nangka tidak hanya menghadirkan solusi jangka panjang terhadap persoalan pengelolaan sampah, tetapi juga memperkuat posisi Jawa Barat sebagai destinasi investasi hijau yang mampu menarik minat investor global.

Pengembangan fasilitas Waste to Energy di TPPAS Regional Legok Nangka melibatkan konsorsium nasional dan internasional serta didukung penjaminan infrastruktur nasional dan berbagai lembaga keuangan dunia. Kadin Jawa Barat juga menilai keterlibatan berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap kepastian investasi di Jawa Barat.

Selain mengawal kelancaran proyek, Kadin Jawa Barat juga terus mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif melalui kepastian hukum, kemudahan berusaha, serta kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha.

"Upaya ini diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai proyek strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,"ujarnya

Baca Juga: PSEL Legok Nangka Mulai Dibangun, Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik 40,79 MW

Baca Juga: OASA Tambah Portofolio Waste-to-Energy Lewat Proyek PSEL Lampung Raya

Kadin Jawa Barat optimistis pembangunan PSEL Legok Nangka akan menghasilkan manfaat yang luas, mulai dari peningkatan kapasitas pengelolaan sampah, penyediaan energi bersih, hingga terciptanya efek berganda bagi perekonomian daerah melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan meningkatnya keterlibatan pelaku usaha di Jawa Barat.

"Upaya pengawalan yang konsisten, proyek ini diharapkan menjadi model pengembangan infrastruktur hijau yang mampu memperkuat daya saing investasi nasional,"pungkasnya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Dwi Aditya Putra