Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bukan Sekadar Kepatuhan, Sustainability Jadi Kunci Daya Saing Ekonomi Indonesia

Bukan Sekadar Kepatuhan, Sustainability Jadi Kunci Daya Saing Ekonomi Indonesia Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 resmi diluncurkan sebagai platform kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transformasi ekonomi hijau Indonesia.

Forum yang akan digelar pada 26–27 Agustus 2026 di SMESCO Convention Hall, Jakarta, ini membawa tema “Indonesia’s Green Economy Leap: Transforming the Future of Competitiveness” dengan fokus mendorong sustainability sebagai bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing nasional.

Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi, organisasi masyarakat sipil, inovator, hingga generasi muda untuk membangun ekosistem ekonomi hijau yang lebih kuat.

Chairman Indonesia Sustainability 360 Forum sekaligus CEO Olahkarsa Group, Unggul Ananta, mengatakan agenda sustainability tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai kewajiban kepatuhan perusahaan, tetapi harus menjadi bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

“Transisi menuju green economy tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri. Forum ini kami hadirkan sebagai ruang temu nyata antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan generasi muda agar kolaborasi lintas sektor melahirkan aksi konkret dan berkelanjutan, bukan sekadar wacana,” ujar Unggul dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Menurut Unggul, Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan ekonomi hijau karena memiliki posisi strategis sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan potensi demografi yang kuat. Namun, percepatan ekonomi hijau masih membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk menjawab berbagai tantangan yang ada.

Sustainability Mulai Bergeser dari Program Tambahan Menjadi Strategi Bisnis

Co-Chair Indonesia Sustainability 360 Forum sekaligus Executive Director Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Indah Budiani, menilai masih banyak perusahaan yang melihat sustainability sebagai program tambahan atau sekadar kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Padahal, menurutnya, sustainability harus menjadi bagian dari strategi bisnis agar perusahaan dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

“Sustainability itu sudah bukan hanya program tambahan lagi untuk perusahaan. Sustainability harus menjadi strategi bisnis itu sendiri,” kata Indah.

Ia menjelaskan, perusahaan perlu memahami sustainability bukan sebagai beban, melainkan sebagai upaya menciptakan bisnis yang lebih tangguh dan kompetitif.

Lima Pilar Bahasan untuk Mempercepat Ekonomi Hijau

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 akan menghadirkan lima thematic forum yang membahas isu strategis dalam transformasi ekonomi hijau, yaitu Corporate Sustainability Practices, Circular Economy, Green Jobs Ecosystem, Urban & Sustainable Cities, serta Financial Inclusion.

Pada tema Corporate Sustainability Practices, Indonesia Sustainability 360 Forum bersama Global Reporting Initiative (GRI) akan membahas praktik terbaik perusahaan, perkembangan standar pelaporan keberlanjutan, serta bagaimana sustainability dapat menjadi faktor peningkatan daya saing perusahaan.

Regional Program Manager GRI, Lany Harijanti, mengatakan forum ini menjadi ruang berbagi praktik dan pembelajaran bagi perusahaan yang memiliki komitmen terhadap sustainability, terutama dalam menghadapi perkembangan standar keberlanjutan global.

Sementara itu, isu Green Jobs Ecosystem akan membahas kesiapan tenaga kerja Indonesia menghadapi perubahan ekonomi. Chairwoman Indonesia Inovasi Muda, Restu Andini, menyebut saat ini baru sekitar 2,1% tenaga kerja Indonesia yang selaras dengan green jobs, sementara ke depan sekitar 36,5% pekerjaan berpotensi masuk dalam kategori tersebut dengan dukungan peningkatan kompetensi.

Pada tema Circular Economy, Co-Founder sekaligus CEO Bio Circular, Dicka Dwi Candra, menekankan bahwa ekonomi sirkular bukan hanya berbicara mengenai pengelolaan sampah, tetapi bagaimana membangun sistem ekonomi yang mampu mengoptimalkan penggunaan sumber daya secara berkelanjutan.

Baca Juga: Forum Pemred Kecam Sikap Hotman Paris terhadap Wartawan, Tegaskan Hormati UU Pers

Baca Juga: Hadir di Batam Global Trade Forum 2026, ASEI Tekankan Pentingnya Manajemen Risiko di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Sedangkan tema Urban & Sustainable Cities akan membahas tantangan perkotaan di tengah meningkatnya urbanisasi, mulai dari kebutuhan infrastruktur, energi, hingga pengelolaan sumber daya.
Executive Director SURBAND ID sekaligus representatif thematic forum Urban & Sustainable Cities, Muklis Silmi Kaffah, mengatakan pertumbuhan penduduk perkotaan membutuhkan pendekatan baru agar kota dapat berkembang secara berkelanjutan.

Forum Hadirkan Ratusan Pemangku Kepentingan

Indonesia Sustainability 360 Forum 2026 akan menghadirkan lebih dari 100 pembicara, lebih dari 40 sesi diskusi, sustainable business exhibition, serta Sustainability Career Connect. Panitia memperkirakan forum ini akan dihadiri sekitar 1.500 delegasi dari berbagai sektor.

Melalui forum ini, Indonesia Sustainability 360 Forum berharap dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai kepentingan untuk mempercepat transformasi ekonomi hijau Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra

Tag Terkait: