Boyong 30.203 Debitur, BTN Jadi Penyalur Terbesar Akad Massal 62 Ribu Rumah Subsidi
Kredit Foto: WE
Adapun Akad massal tersebut berlangsung di tengah meningkatnya realisasi pembiayaan rumah subsidi nasional. Hingga 29 Juli 2026, BP Tapera mencatat penyaluran FLPP telah mencapai 118.756 unit rumah senilai Rp14,76 triliun yang disalurkan melalui 43 bank penyalur.
Berdasarkan paparan Kementerian PKP per 29 Juli 2026, BTN telah menyalurkan 55.766 unit KPR FLPP, tertinggi di antara seluruh bank Himbara. Sementara itu, PT Bank Syariah Nasional (BSN) mencatat penyaluran 28.282 unit. Dengan demikian, BTN dan BSN secara bersama-sama telah menyalurkan 84.048 unit rumah subsidi melalui layanan konvensional dan syariah, memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan rumah yang terjangkau.
Baca Juga: Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional, BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis dengan Maluku Utara
Selain menyalurkan KPR kepada masyarakat, BTN juga memperkuat sisi penyediaan rumah melalui Kredit Program Perumahan (KPP). Berdasarkan paparan Kementerian PKP, realisasi KPP BTN hingga 29 Juli 2026 telah mencapai sekitar Rp4,39 triliun untuk mendukung pembiayaan pengembang, kontraktor, toko bahan bangunan, dan pelaku usaha lain dalam rantai pasok perumahan.
“Melalui KPR, BTN membantu masyarakat memiliki rumah. Melalui KPP, kami membantu pengembang dan pelaku usaha meningkatkan pasokan hunian. Dukungan Danantara memperkuat sinergi tersebut sehingga pembangunan ekosistem perumahan dapat berjalan lebih terintegrasi, mulai dari sisi pembiayaan hingga penyediaan rumah,” ucap Nixon.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: