BRIN Klaim Prabowo Pesan Sepatu Seharga Rp80 Ribu, Penulis Populer: Cek di Shopee Banyak, Ada yang Rp30 Ribu-Rp40 Ribu
Kredit Foto: Istihanah
Penulis sastra populer Tere Liye menyindir klaim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait sepatu lokal berbahan karet yang disebut dipesan Presiden Prabowo Subianto dengan harga di bawah Rp80 ribu.
Melalui unggahan di media sosial, Tere Liye menilai produk serupa sebenarnya sudah banyak dijual di platform perdagangan daring dengan harga yang lebih murah.
"Telaaaat.... Saya sejak tahun-tahun lalu sudah menemukan teknologi sepatu karet ini. Buka saja Shopee, akan menemukan banyak produk tersebut. Harganya ada yang Rp30 ribu hingga Rp40 ribu," tulis Tere Liye.
Menurutnya, klaim mengenai inovasi sepatu berbahan karet tersebut terkesan berlebihan karena produk sejenis telah lama dipasarkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tere Liye juga mempertanyakan tujuan di balik publikasi mengenai inovasi tersebut. Ia menduga proyek pengadaan dalam jumlah besar berpotensi menggunakan anggaran negara, termasuk untuk kebutuhan program sekolah rakyat.
"Jika memang produknya bagus, silakan diproduksi sendiri tanpa banyak koar-koar. Banyak UMKM rumahan yang memproduksi sepatu dan sandal dengan omzet ribuan pasang per hari," ujarnya.
Selain itu, Tere Liye mengkritik pihak-pihak yang dinilainya tidak mampu bersaing di sektor bisnis sehingga memilih memanfaatkan kebijakan dan anggaran negara untuk menjalankan program tertentu.
Ia menyinggung sejumlah program pemerintah, seperti pembangunan dapur umum dan pembentukan koperasi, yang menurutnya dilakukan dengan dukungan dana negara.
Sebelumnya, BRIN mengklaim telah mengembangkan sepatu lokal berbahan karet berkualitas tinggi dengan harga di bawah Rp80 ribu per pasang. Produk tersebut disebut mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya mendorong penggunaan produk dalam negeri.
Pernyataan Tere Liye tersebut memicu beragam tanggapan dari warganet, terutama terkait efektivitas inovasi yang dikembangkan lembaga penelitian negara dan dampaknya terhadap pelaku UMKM lokal.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat