Kredit Foto: Instagram/Islah Bahrawi
Pengamat terorisme dan pegiat media sosial Islah Bahrawi mengaku pernah menaruh kekaguman yang sangat besar kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi. Bahkan, ia menyebut pernah memandang Jokowi layaknya "malaikat yang turun dari langit".
Pernyataan tersebut disampaikan Islah sebagai refleksi pribadinya sekaligus peringatan kepada masyarakat agar tidak terjebak dalam sikap fanatik terhadap figur politik.
"Saya tidak mau terperosok dua kali. Saya seperti 'penyembah berhala'. Saya dulu betul-betul menganggap Pak Jokowi seperti malaikat turun dari langit," kata Islah dalam siniar Forum Keadilan.
Menurut Islah, pandangannya terhadap Jokowi berubah setelah merasa kecewa terhadap berbagai keputusan politik yang, menurutnya, dipengaruhi oleh ambisi pribadi dan kepentingan kekuasaan.
"Itu karena dikhianati dengan ambisi-ambisi pribadi," ujarnya.
Islah mengingatkan masyarakat untuk tidak menaruh penghormatan secara berlebihan kepada tokoh politik tanpa disertai sikap kritis.
Ia menilai fanatisme politik dapat mengaburkan nalar dan membuat seseorang mengabaikan objektivitas dalam menilai kebijakan maupun tindakan para pemimpin.
Pernyataan Islah tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa dukungan politik seharusnya didasarkan pada gagasan, rekam jejak, dan kinerja, bukan semata-mata pada kultus individu.
Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu menjaga nalar kritis agar tidak terjebak dalam pengagungan terhadap figur tertentu yang berpotensi mengesampingkan kepentingan publik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: