Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pengamat: Salut Pemerintah Mampu Bangun Birokrasi Efisien dan Bersih, Ekonomi Subur

Pengamat: Salut Pemerintah Mampu Bangun Birokrasi Efisien dan Bersih, Ekonomi Subur Kredit Foto: Fajar.co.id
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto memujui pemerintah yang dianggap mampu  membangun birokrasi yang efisien dan bersih dari praktik merugikan negara.

Menurutnya, kondisi tersebut turut mendong pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi dengan nilai tambah tinggi. Namun pujian ini Gigin tujukan pada pemerintah Vietnam yang dinilainya berhasil mendukung ekonomi modern.

"Saya salut kepada pemerintah karena sanggup membangun birokrasi yang efisien dan bersih sehingga perekonomian tumbuh subur dan sarat dengan teknologi bernilai tambah tinggi. Vietnam memang oke," tulisnya di di akun X pribadinya, dikutip (14/8).

Reformasi Radikal di Vietnam

Vietnam saat ini tengah melakukan reformasi besar-besaran untuk memangkas birokrasi, memberantas korupsi, dan memperkuat sektor teknologi.

- Di bawah kepemimpinan Sekjen Partai Komunis To Lam, sejak akhir 2024 pemerintah meluncurkan revolusi administrasi:

- Jumlah kementerian dan lembaga dipangkas dari 30 menjadi 22.

- Struktur pemerintahan setingkat kabupaten/kota dihapus demi memperpendek rantai birokrasi (red tape).

- Puluhan ribu pegawai negeri sipil (PNS) diberhentikan untuk menghemat anggaran hingga miliaran dolar.

Baca Juga: Ketua MPR Kirim Pesan Keras! Ekonomi Indonesia Bukan Milik yang Bermodal Tebal

- Layanan izin usaha, ekspor-impor, dan sertifikasi tanah dipindahkan ke sistem digital terintegrasi melalui portal nasional VNeID.

Ekonomi Tumbuh Pesat

Langkah reformasi tersebut berdampak signifikan pada perekonomian Vietnam. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) mereka stabil di kisaran 6–8%, menjadikan Vietnam salah satu negara dengan laju pertumbuhan tertinggi di Asia Tenggara.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

Tag Terkait: