Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Puan Ingatkan Pemerintah: Keberhasilan APBN Bukan dari Angkanya, tapi Manfaatnya untuk Rakyat

Puan Ingatkan Pemerintah: Keberhasilan APBN Bukan dari Angkanya, tapi Manfaatnya untuk Rakyat Kredit Foto: TV Parlemen
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani, mengingatkan kepada pemerintah keberhasilan kinerja APBN diukur tidak dari berapa besar angkanya. Namun dari seberapa besar pemenuhannya terhadap harapan rakyat dan banyaknya kehidupan rakyat yang dapat diubah menjadi lebih baik.

"APBN adalah pilihan politik, tentang ke mana sumber daya negara diarahkan, siapa yang diprioritaskan, dan manfaat apa yang harus dirasakan oleh rakyat," kata Puan dalam pidato pembukaan masa sidang DPR, Jumat (14/8/2026).

Puan menyampaikan, pada tahun 2000 APBN berada pada besaran Rp197 trilliun. Sedangkan pada tahun 2010, APBN mencapai angka sebesar Rp1.126 triliun.

"Dalam 10 tahun tersebut, Belanja Negara naik hampir 6 kali lipat," lanjutnya.

Sementara pada tahun 2026, APBN sudah berada di kisaran Rp l3.842 triliun. Angka ini naik hampir 20 kali lipat dibanding tahun 2000.

"APBN Tahun 2027, yang sebentar lagi akan disampaikan oleh Bapak Presiden, bisa jadi APBN kita sudah mendekati besaran belanja Rp4.000-an triliun," sebut Puan.

Puan lantas menyinggung pemanfaatan APBN untuk sepenuhnya kesejahteraan rakyat, serta memenuhi harapan agar dapat hidup lebih baik.

"Mungkin tidak ada satupun di antara kita yang pernah melihat banyaknya uang sebesar hampir Rp4.000 triliun. Angka itu begitu besarnya bahkan sangat besar,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu.

Tetapi, kata Puan, angka sebesar apapun tidak terasa tidak bermakna apabila belum dapat menjawab harapan dan urusan rakyat.

Baca Juga: IHSG Melemah Jelang Pidato Prabowo dan Penyampaian RAPBN 2027

Baca Juga: Prabowo Sampaikan 2 Pidato Hari Ini, dari Kinerja Pemerintah hingga RAPBN 2027

Oleh karena itu, Puan menegaskan APBN tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang dapat dibelanjakan.

“APBN harus dinilai dari kinerjanya dalam memenuhi harapan rakyat dan banyaknya kehidupan rakyat yang dapat diubah menjadi lebih baik," tegasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra