Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bayer Perkuat Manufaktur Lokal, Produksi 1,2 Miliar Tablet Suplemen Ibu Hamil per Tahun

Bayer Perkuat Manufaktur Lokal, Produksi 1,2 Miliar Tablet Suplemen Ibu Hamil per Tahun Kredit Foto: Photothek/Sebastian Rau
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bayer Indonesia memperkuat kapabilitas manufaktur lokal untuk mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui investasi senilai Rp99 miliar di fasilitas manufaktur healthcare Bayer di Cimanggis, Depok, yang mencakup pengembangan lini produksi dan riset & pengembangan (R&D).

Fasilitas tersebut memproduksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) berstandar UNIMMAP yang mengandung 15 vitamin dan mineral esensial bagi ibu hamil. Kapasitas produksinya mencapai 1,2 miliar tablet per tahun dalam kemasan botol dan blister.

Pada hari ini, Kamis 20 Austus fasilitas Bayer Cimanggis ini mendapat kunjungam dari Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan, dan Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono, serta Duta Besar Jerman untuk Indonesia Ralf Beste. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda delegasi Jerman untuk memperkuat kemitraan strategis di bidang transisi energi dan kerja sama sektor swasta.

Dante mengatakan, kehadiran Bayer di Indonesia menjadi contoh nyata kemitraan jangka panjang antara pemerintah dan sektor industri yang dapat mendukung prioritas kesehatan nasional.

“Melalui program nasional, Kementerian Kesehatan menargetkan untuk menjangkau 4,9 juta ibu hamil setiap tahunnya. Untuk mewujudkan target ini, kita memerlukan pasokan MMS yang berkualitas, andal, dan konsisten,” ujarnya.

Selain memperkuat produksi MMS, Bayer juga mengembangkan aspek keberlanjutan di fasilitas Cimanggis melalui instalasi panel surya atap seluas 1,66 hektare dengan kapasitas 2.054 kWp.

Instalasi tersebut mampu memenuhi sekitar 43% kebutuhan energi fasilitas sekaligus mengurangi emisi karbon hingga 2.073 ton CO₂ per tahun. Fasilitas ini menjadi salah satu instalasi tenaga surya terbesar di antara perusahaan farmasi multinasional di Indonesia.

Reem menilai fasilitas Bayer di Cimanggis menunjukkan bagaimana investasi berkelanjutan dan inovasi dapat memberikan manfaat luas, mulai dari mendorong penggunaan energi terbarukan, memperkuat industri lokal, hingga meningkatkan kapasitas manufaktur yang mendukung kesehatan ibu dan anak.

Sementara itu, Head of Bayer Supply Center Healthcare Cimanggis Priscilla Silvan Praritza menjelaskan proses manufaktur MMS kepada para delegasi dalam kunjungan tersebut. Melalui investasi dan penguatan fasilitas produksi, Bayer menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas manufaktur lokal sekaligus mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Sufri Yuliardi
Editor: Sufri Yuliardi

Tag Terkait: