Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pengguna SPKLU Pos Properti Tembus 2.000 dalam Sebulan

Pengguna SPKLU Pos Properti Tembus 2.000 dalam Sebulan Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Warta Ekonomi, Bandung -

PT Pos Properti Indonesia (Pospro) mencatat tingkat pemanfaatan yang tinggi pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) iGreen+ di Kantor Pusat PT Pos Indonesia (Persero), Jakarta.

Fasilitas pengisian kendaraan listrik tersebut melayani lebih dari 200 pengguna setiap hari sejak beroperasi secara terbatas pada pertengahan Juli 2026.

Tingginya penggunaan SPKLU menunjukkan kebutuhan terhadap infrastruktur pengisian kendaraan listrik di kawasan strategis Jakarta terus meningkat. Dalam satu bulan, jumlah pelanggan SPKLU tersebut tercatat telah melampaui 2.000 pengguna.

Chief Commercial Officer PT Pos Properti Indonesia Aldhita Prayudhiputra mengatakan, tingginya tingkat pemanfaatan SPKLU menjadi salah satu indikator bahwa optimalisasi aset properti dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan nilai ekonomi.

“Keberadaan EV Charging Station ini menunjukkan bahwa optimalisasi aset properti dapat berjalan seiring dengan upaya mendukung transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujar Aldhita, Sabtu (22/8/2026).

SPKLU tersebut berada di kawasan Ring 1 Jakarta dan dilengkapi enam unit pengisi daya cepat atau Ultra Fast Charger DC berkapasitas 120 kilowatt (kW). Fasilitas itu menggunakan konektor standar Combined Charging System 2 (CCS2).

Pengembangan SPKLU melibatkan kolaborasi Pos Indonesia Group, PT Niscala Energi Indonesia melalui iGreen+, serta PT PLN (Persero). Pos Indonesia menyediakan lokasi strategis, sementara PLN mendukung keandalan pasokan listrik untuk operasional fasilitas pengisian kendaraan listrik.

Aldhita menilai kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mengoptimalkan aset perusahaan agar tetap produktif dan mampu mengikuti perubahan kebutuhan masyarakat.

“Melalui sinergi bersama Pos Indonesia, iGreen+, PLN, dan seluruh mitra, kami ingin menghadirkan aset yang semakin produktif, adaptif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Fasilitas di Kantor Pusat Pos Indonesia itu menjadi titik SPKLU iGreen+ ke-17. Sementara itu, PT Niscala Energi Indonesia menyebut jaringan iGreen+ saat ini mencakup 19 stasiun dengan total 132 konektor pengisian daya yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Bali.

Perusahaan juga menyiapkan lima stasiun tambahan untuk memperluas jaringan. Pada tahap pengembangan berikutnya, iGreen+ menargetkan pembangunan hingga 200 titik SPKLU di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Toyota Pimpin SPK di GIIAS 2026, Mobil Listrik dan Hybrid Makin Diminati Konsumen

Baca Juga: Usai Motor Listrik, Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Listrik pada 2028

Bagi Pos Properti, tingginya penggunaan fasilitas tersebut memperlihatkan potensi aset properti perusahaan untuk mendukung kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik yang terus berkembang.

Aldhita berharap pola kerja sama serupa dapat memperluas pemanfaatan aset Pos Properti untuk fasilitas pengisian kendaraan listrik di berbagai lokasi strategis.

“Selain meningkatkan produktivitas aset, langkah tersebut dapat mendukung perluasan infrastruktur kendaraan listrik dan pencapaian target Net Zero Emission Indonesia pada 2060,” pungkasnya

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Annisa Nurfitri