Kredit Foto: Istimewa
Pakar ilmu komunikasi Henri Subiakto menyinggung perbedaan gaya kepemimpinan antara kabinet Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Henri, pada era Jokowi tidak ada visi misi menteri, melainkan hanya visi misi presiden. Jokowi disebut memiliki agenda yang harus diikuti seluruh jajaran kabinet.
"Kalau yang dikatakan tadi bahwa tidak ada visi misi menteri atau kementerian, tapi yang ada hanyalah visi misi presiden itu era Jokowi," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Minggu (23/8).
"Saat itu di mana menteri harus mengikuti semua visi misinya Presiden. Karena Presiden memang punya agenda... Dan juga memang menteri-menteri itu di bawah kendali dia ya," imbuhnya.
Sementara itu, pada pemerintahan Prabowo, Henri menilai ada ruang bagi menteri-menteri yang sebelumnya berasal dari era Jokowi. Hal ini terkait kontribusi Jokowi dalam pemenangan Pilpres 2024, termasuk penunjukan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden.
"Kalau yang ini kan kita harus tahu bahwa presiden kita Pak Prabowo ini jadi presiden karena presiden ketujuh. Makanya dia masih memberikan tempat kepada presiden ketujuh. Sebesar itu termasuk dengan anaknya," jelasnya.
"Makanya lalu memberikan porsi ada menteri-menteri yang dulunya adalah menteri-menterinya Pak Jokowi," imbuhnya.
Henri menambahkan, kondisi ini membuat kabinet Prabowo lebih beragam dalam mengambil kebijakan maupun tampil di ruang publik. Ada menteri yang menonjol, ada pula yang tidak.
Baca Juga: Prabowo Tegaskan Korporasi Pembakar Hutan Harus Ditindak, Aparat Diminta Turun Langsung
Sebagai informasi, Kabinet Merah Putih bentukan Presiden Prabowo memiliki total 48 menteri (terdiri dari 7 menteri koordinator dan 41 menteri teknis), serta didukung oleh 5 pejabat setingkat menteri dan 56 wakil menteri.
Dari total jajaran tersebut, terdapat sekitar 16–17 wajah lama dari era kabinet Jokowi yang kembali dipercaya menduduki posisi strategis.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: