Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pasca Viral Obrolan Budie Arie, Hubungan Jokowi dan Prabowo Disebut Tetap Harmonis

Pasca Viral Obrolan Budie Arie, Hubungan Jokowi dan Prabowo Disebut Tetap Harmonis Kredit Foto: Rena Laila Wuri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Relawan Jokowi for Prabowo-Gibran (ReJO) HM Darmizal meminta masyarakat tidak menarik kesimpulan sepihak dari rekaman video pertemuan relawan bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang beredar di media sosial.

Darmizal menilai pernyataan Ketua Umum Pro Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi dalam video tersebut harus dilihat secara utuh sesuai konteks pertemuan.

Menurut Darmizal, pernyataan mengenai kemungkinan terjadinya percepatan Pemilu 2029 merupakan pandangan spontan Budi Arie dalam forum. Pernyataan itu, menurut dia, tidak dapat dipahami sebagai dialog atau pembicaraan antara Budi Arie dan Jokowi.

Pertemuan tersebut berlangsung pada Senin, 24 Agustus 2026. Agenda pertemuan merupakan silaturahmi dalam rangka peringatan bulan kemerdekaan sekaligus ruang bertukar pandangan mengenai situasi kebangsaan.

Dalam pertemuan itu, Budi Arie menyampaikan pandangannya mengenai kemungkinan adanya perubahan situasi politik yang dapat membuat agenda Pemilu berlangsung lebih cepat dari 2029. Ia juga mengaitkan pandangan tersebut dengan kondisi sosial dan ekonomi serta sejumlah demonstrasi yang terjadi.

Darmizal meminta potongan video yang beredar tidak dipahami sebagai gambaran keseluruhan sikap Jokowi. Menurut dia, diperlukan konteks lengkap untuk memahami maksud pembicaraan dalam forum tersebut.

Baca Juga: Budi Arie Bahas Pemilu 2029 dengan Jokowi, Ini Kata PSI

ReJO juga meyakini komunikasi antara Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto tetap berjalan baik dan erat. Darmizal menilai semangat komunikasi keduanya adalah menjaga komunikasi kebangsaan dan memastikan pembangunan tetap berjalan.

Karena itu, ia meminta media dan masyarakat memeriksa informasi secara menyeluruh sebelum mengambil kesimpulan dari potongan video yang beredar di ruang digital.

Darmizal menekankan bahwa sebuah peristiwa sebaiknya tidak dinilai hanya berdasarkan potongan video atau informasi yang terpisah dari konteks keseluruhan. Menurut dia, pemahaman terhadap rangkaian pertemuan secara utuh diperlukan agar tidak muncul penafsiran yang keliru.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat