Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Netanyahu Klaim Iran Berusaha Bunuh Anaknya di Tengah Perang dengan AS

Netanyahu Klaim Iran Berusaha Bunuh Anaknya di Tengah Perang dengan AS Kredit Foto: X
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeklaim Iran berusaha membunuh salah satu anaknya di tengah perang yang masih berlangsung. Netanyahu menyampaikan klaim tersebut dalam wawancara dengan media konservatif Israel, Channel 14, Senin (24/8/2026).

"Ini kasus yang sulit dipercaya. Iran menargetkan salah satu anak laki-laki saya," kata Netanyahu, dikutip Al Jazeera.

"Iran mencoba membunuhnya, mencoba membunuh salah satu anak saya," sambung Netanyahu.

Netanyahu tidak mengungkap kapan dan di mana dugaan upaya tersebut terjadi. Ia juga tidak menyebut anak laki-lakinya yang diduga menjadi target Iran.

Netanyahu memiliki dua anak laki-laki dan satu anak perempuan. Kedua putranya bersama istri masing-masing diketahui mendapat perlindungan pribadi dari otoritas Israel.

Putra sulung Netanyahu, Yair, kini berusia 35 tahun dan dilaporkan berada di Miami, Amerika Serikat sejak awal 2024. Sementara informasi mengenai putra Netanyahu lainnya tidak banyak diketahui publik.

Klaim tersebut disampaikan ketika Israel dan AS masih terlibat perang dengan Iran sejak akhir Februari lalu. Konflik tersebut sebelumnya juga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah anggota keluarganya.

Kepemimpinan Iran kemudian beralih kepada Mojtaba Khamenei. Mojtaba merupakan putra Khamenei yang terpilih melalui mekanisme yang diatur dalam konstitusi Iran.

Baca Juga: Netanyahu Ancam Serang Gaza Lagi Gara-gara Layang-layang

Pernyataan Netanyahu juga muncul ketika tingkat popularitas dan kepercayaan publik terhadap dirinya disebut mengalami penurunan. Pemilu Israel dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

Sejumlah pakar menilai Netanyahu berpotensi menggunakan isu keamanan untuk meningkatkan dukungan politik menjelang pemilu. Namun, klaim mengenai dugaan upaya pembunuhan terhadap anaknya tersebut tidak disertai rincian atau bukti yang dipaparkan Netanyahu dalam wawancara itu.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy

Tag Terkait: