Kredit Foto: Istimewa
Penulis asal Mojokerto, Hasyim Muhammad, menilai Presiden ke‑7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan figur politik yang tidak membutuhkan partai untuk mendongkrak elektabilitas.
Menurutnya, nama Jokowi dan Anies dapat dijual ke mana saja dan mampu mengangkat partai yang mengusung mereka. Ia membandingkan dengan dua putra Jokowi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, yang disebut masih jauh kemampuannya dibanding sang ayah.
"Jokowi dan Anies itu figur yang nggak perlu partai. Namanya bisa dijual ke mana saja. Gibran dan Kaesang masih jauh kemampuannya dibanding Jokowi. Makanya Gibran dan Kaesang itu tak lebih dari boneka bagi Jokowi," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (26/8).
Ia menambahkan, masuknya PSI ke Senayan hanyalah bonus bagi Jokowi. Tidak lolos lagi di 2029 pun bukan masalah, selama Gerindra dan Golkar tetap mendukung Gibran yang disebutnya sebagai “boneka Jokowi”, maka Jokowi akan terus berkiprah dalam politik nasional.
Oleh sebab itu, menurut Hasyim, sulit untuk mencegah Gibran menjadi presiden di Pilpres 2034 mendatang.
"Jokowi itu "modal" jadi wali kota saja bisa langsung melejit jadi capres dan menang, apalagi sekarang "memoles" anaknya yang sudah jadi wapres. Sulit mencegah Gibran jadi presiden," ucapnya.
Baca Juga: Gibran Siap Buktikan: Suaranya Kunci Prabowo di Pilpres Mendatang
Ia juga menyoroti pula kondisi lawan politik yang dinilai tidak solid. Pendukung PDIP dan Anies disebut lebih sibuk mengadu domba Prabowo–Jokowi ketimbang bersatu.
Jika PDIP dan Anies tidak mau bersatu, menurut Hasyim, akan sangat sulit melawan Jokowi yang berkoalisi dengan Gerindra serta mendapat dukungan Golkar.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: