Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Ternyata Ditugaskan Prabowo, Budi Gunadi Sadikin Siap Maju sebagai Calon Dirjen WHO

Ternyata Ditugaskan Prabowo, Budi Gunadi Sadikin Siap Maju sebagai Calon Dirjen WHO Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa dirinya mendapat tugas dari Presiden Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Budi menyebut pencalonan tersebut merupakan amanah yang diberikan Prabowo kepadanya. Karena itu, ia akan menjalankan tugas tersebut sebaik mungkin.

Menurut Budi, Prabowo melihat adanya peluang bagi Indonesia untuk menempatkan wakilnya sebagai pimpinan lembaga tingkat dunia yang berada di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Indonesia dinilai sebagai negara besar yang memiliki potensi untuk mengambil peran lebih besar di organisasi internasional. Peluang tersebut kemudian menjadi salah satu alasan Prabowo menugaskan Budi untuk maju dalam pemilihan Dirjen WHO.

Selain itu, Budi menyebut sejumlah negara anggota WHO juga melihat perlunya reformasi di organisasi-organisasi tingkat dunia. Dalam konteks tersebut, Indonesia dinilai memiliki potensi untuk turut mendorong perubahan di bawah kepemimpinan Prabowo.

Meski mendapat penugasan dari Presiden, Budi menegaskan bahwa dirinya belum tentu terpilih sebagai Dirjen WHO. Pemilihan pimpinan WHO akan melibatkan 194 negara anggota dan dijadwalkan berlangsung pada Mei.

Jika terpilih sebagai Dirjen WHO, Budi mengisyaratkan dirinya harus meninggalkan jabatan sebagai Menteri Kesehatan. Hal itu disampaikannya saat ditanya mengenai kemungkinan mundur dari posisi Menkes apabila terpilih.

Sebelumnya, nama Budi telah masuk dalam bursa calon Dirjen WHO. Dalam situs resmi WHO, Budi tercantum sebagai salah satu dari empat kandidat prospektif.

Tiga kandidat lainnya adalah Hanan Mohammed Al-Kuwari yang diusulkan Qatar, Hanan Balkhy dari Arab Saudi, serta Hans Henri P. Kluge yang diusulkan Belgia.

Dari empat kandidat tersebut, Budi dan Hanan Mohammed Al-Kuwari merupakan tokoh yang pernah menjabat sebagai menteri kesehatan.

WHO menyatakan status pencalonan para kandidat akan diperbarui setelah organisasi tersebut secara resmi memublikasikan seluruh kandidat beserta proposal pencalonannya.

Pencalonan Budi juga menjadi perhatian karena latar belakang pendidikannya berbeda dari kebanyakan pemimpin WHO. Ia memiliki latar belakang pendidikan fisika nuklir serta pengalaman panjang di sektor perbankan dan korporasi.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: