'Logis Kalau Purbaya Gembira', Henri Subiakto Beberkan Alasannya Usai Reshuffle Prabowo
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga, Henri Subiakto, menilai masuk akal jika Purbaya Yudhi Sadewa terlihat gembira setelah dicopot dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Henri, Purbaya justru terselamatkan dari situasi pemerintahan dan kondisi ekonomi yang saat ini sedang menghadapi tekanan berat.
"Logis kalau Purbaya kemudian gembira setelah dipecat dari Menkeu oleh Presiden Prabowo," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (18/9).
Henri menilai siapapun yang menjabat Menteri Keuangan saat ini akan berada di bawah tekanan berat.
Di satu sisi, menteri harus berjuang menjaga kondisi keuangan negara. Namun, di sisi lain, mereka juga dituntut melayani ambisi politik Presiden yang, menurutnya, tetap membiayai program-program berisiko tinggi dengan tata kelola yang buruk.
"Nanti akan semakin banyak lagi korban orang orang yang tersingkir bahkan masuk penjara karena resiko mengikuti perintah top down yang banyak menabrak prosedur dan prinsip tata kelola pemerintahan clean and good governance," tegas Henri.
Baca Juga: Usai Purbaya, Suahasil Tegaskan Restitusi Pajak Pengusaha Pasti Cair
Sebagai informasi, pada Senin (14/9/2026), Presiden Prabowo resmi menggantikan Purbaya dengan Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan.
Proses pergantian berlangsung cepat dan penuh dinamika. Siang harinya, Purbaya masih menghadiri Rapat Kerja bersama DPD RI di Senayan. Namun rapat mendadak diskors karena adanya telepon penting. Tak lama kemudian, Purbaya meninggalkan lokasi, dan beberapa jam setelahnya posisinya digantikan oleh Suahasil.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: