Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Denny Indrayana Getol Cari Ijazah Gibran, Eks Kader PSI: Tujuan Akhirnya Adalah...

Denny Indrayana Getol Cari Ijazah Gibran, Eks Kader PSI: Tujuan Akhirnya Adalah... Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sayembara untuk menemukan atau menunjukkan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang digagas Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana kembali menjadi sorotan. Di balik polemik tersebut, mantan kader PSI Ade Armando melihat ada agenda politik yang lebih besar daripada sekadar mempersoalkan dokumen pendidikan Gibran.

Ade menilai gerakan yang menyasar Gibran tidak bisa dilepaskan dari serangkaian kritik terhadap keluarga Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Jokowi, Gibran, hingga Kaesang Pangarep kini menjadi sasaran serangan yang dilakukan secara berkelanjutan.

"Dalam pandangan saya, apa yang terjadi saat ini adalah upaya secara serius untuk mendelegitimasi keluarga Pak Jokowi. Jokowinya, Gibrannya, Kaesangnya. Itu harus dihajar terus. Tujuan akhirnya adalah 2029," kata Ade dalam tayangan YouTube Rakyat Bersuara, dikutip Senin (31/8/2026).

Baca Juga: Pakar Sebut Gibran Tak Bisa Dimakzulkan Cuma Gegara Ijazah, 4 Hal Ini Harus Dibuktikan

Ia menduga polemik tersebut merupakan bagian dari strategi politik jangka panjang. Ade melihat tahun 2029 sebagai salah satu target utama dari berbagai manuver yang saat ini diarahkan kepada keluarga Jokowi.

Menurut Ade, situasi politik semakin menarik karena Jokowi dinilai mulai kembali aktif ke panggung politik setelah sebelumnya menjalani masa sebagai presiden. Ia bahkan melihat keterlibatan Jokowi dalam membesarkan PSI dapat membuat pengaruh politiknya kembali diperhitungkan.

"Sekarang Pak Jokowi sungguh-sungguh kembali berpolitik. Dia akan menjadi salah satu tokoh yang mungkin sekali akan menjadi orang penting di PSI misalnya. Ini tujuannya adalah ke arah 2029, entah itu pemenangan Prabowo-Gibran, entah mempertahankan Gibran, atau juga mengangkat PSI kan," ujarnya.

Baca Juga: Sindir Keras Jokowi, Said Didu: Berapa Nyawa yang Jadi Tumbal saat Bapak Berkuasa?

Ade kemudian menyoroti aksi sejumlah tokoh, termasuk Denny Indrayana dan Roy Suryo, yang vokal mempersoalkan ijazah Gibran. Menurutnya, langkah tersebut berpotensi menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk menggerus legitimasi politik keluarga Jokowi.

Ia bahkan menduga ada kekuatan tertentu yang berada di belakang gerakan tersebut. Namun, Ade memilih tidak menyebutkan secara spesifik siapa pihak yang dimaksud.

"Saya nggak mau sebut siapa yang berada di belakang Bung Denny dan Bung Roy Suryo. Hampir pasti ada kalau dalam pandangan saya, ada orang di belakang itu," ucap Ade Armando.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri