Kredit Foto: BTN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN membocorkan rencana peluncuran layanan tabungan emas pada aplikasi mobile banking, Bale by BTN.
Direktur Utama Bank BTN, Nikson LP Napitupulu mengatakan, pihaknya masih menunggu proses perizinan dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) soal peluncuran layanan tabungan emas tersebut.
"Masih nunggu ijin. (Rencana peluncuran?) Belum tau, nunggu ijin. Udah proses ijin," ujar dia saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Menurut dia, pihak otoritas bakal mengecek seluruh kesiapan BTN untuk bisa melayani nasabah terkait tabungan emas. Nikson berharap pihaknya bisa mulai merilis layanan tersebut pada akhir 2026 ini.
"Intinya kita masih proses perizinan. Itu kan pasti nanti dicek ketentuannya, teknologinya, dan seterusnya. Keamanannya, dan seterusnya, kesiapan infrastruktur. Jadi it will takes time lah. Ya kita berharap akhir tahun bisa dapat," urainya.
Secara layanan, tabungan emas di BTN diproyeksikan bakal menyediakan berbagai layanan secara bertahap.
Baca Juga: Gerak Cepat, BTN dan Danantara Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran Desa Adat Sade
Baca Juga: Melesat 39,79%, Laba Bersih Konsolidasi BTN Tembus Rp2,51 Triliun di Juli 2026
"Ya pasti cicil emas di awal-awal, baru nanti step by step kita coba naikkan," ungkapnya.
Nikson pun memastikan tabungan emas by BTN ini terpisah dari layanan investasi dan pembiayaan emas syariah yang ditawarkan oleh Bank Syariah Nasional (BSN).
"BSN udah punya duluan kan cicil emas. Ya pinginnya sih di digital (di superapp bale by BTN)," pungkas Nikson.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan