Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Di Tengah Isu Dipasangkan Bareng Gibran, Elektabilitas Dedi Mulyadi Terus Bayangi Prabowo

Di Tengah Isu Dipasangkan Bareng Gibran, Elektabilitas Dedi Mulyadi Terus Bayangi Prabowo Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nama Dedi Mulyadi terus menunjukkan kekuatan dalam peta elektabilitas calon presiden di tengah munculnya wacana politik yang mengaitkan dirinya dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Elektabilitasnya baru-baru ini tercatat berada di posisi kedua dalam survei terbaru Media Survei Nasional (Median).

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan posisi sang gubernur berada tepat di belakang Prabowo. Dedi Mulyadi, dalam simulasi semi terbuka, memperoleh elektabilitas 20,6 persen. Angka tersebut memang masih berada di bawah Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Soal Pembahasan Gibran-Dedi Mulyadi di Solo, PSI: Pak Jokowi Cuma Menitipkan agar Kami Lebih Cepat

“Dalam pertanyaan semi terbuka. Prabowo Subianto memperoleh 32,4%. Dedi Mulyadi berada di posisi kedua dengan 20,6% dan Anies Baswedan di posisi ketiga dengan 20,5%,” ujar Rico, dikutip Selasa (1/9/2026).

Angka tersebut membuat posisinya cukup menarik. Ia tidak hanya menjadi kandidat dengan elektabilitas tertinggi kedua, tetapi juga menjadi figur yang mampu menembus angka 20 persen dalam simulasi tersebut.

Persaingan Dedi dengan Anies bahkan berlangsung sangat ketat. Selisih keduanya hanya 0,1 poin. Namun, Dedi memiliki jarak lebih dari 15 poin dari kandidat berikutnya, yakni Ganjar Pranowo yang memperoleh 5 persen.

Dedi, dalam pertanyaan terbuka, juga tetap kuat. Ia memperoleh elektabilitas 19,8 persen, sementara Prabowo berada di angka 32,2 persen dan Anies 19,5 persen.

“Dalam pertanyaan terbuka. Prabowo Subianto memperoleh 32,2%, kemudian Dedi Mulyadi 19,8% dan Anies Baswedan 19,5%,” kata Rico.

Sebelumnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta masyarakat tidak memperpanjang spekulasi mengenai wacana duet Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia Bestari Barus memastikan belum ada pembahasan mengenai pasangan tersebut. Ia menyampaikan sikap tersebut setelah bertemu dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. 

Baca Juga: Founder 22 Perusahaan, Pengasuh Ponpes Tebuireng Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU

“Kita berharap ke depan masyarakat tidak perlu lagi menggoreng itu. Para pihak lebih bisa menahan diri agar tidak bergulir menjadi sesuatu yang tidak bermanfaat,” jelasnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar