Harga BBM Diesel Naik, Segini Biaya Full Tank Innova, Fortuner dan Pajero Sport
Kredit Foto: Istimewa
Kenaikan harga BBM kembali terjadi pada September 2026. Kali ini, bahan bakar diesel ikut mengalami penyesuaian harga yang cukup signifikan di sejumlah SPBU.
Pertamina dan Shell sama-sama menaikkan harga BBM diesel mulai 1 September 2026. Kenaikannya mencapai lebih dari Rp3.000 per liter, sehingga biaya yang harus disiapkan pemilik mobil diesel untuk mengisi tangki penuh ikut bertambah.
Di jaringan SPBU Pertamina, misalnya, Dexlite kini dijual Rp23.700 per liter. Sementara Pertamina Dex naik menjadi Rp25.200 per liter dari sebelumnya Rp21.150 per liter.
Shell juga menaikkan harga V-Power Diesel. Produk tersebut kini dibanderol Rp25.420 per liter, naik Rp3.510 per liter dibandingkan harga Agustus yang masih Rp21.910 per liter.
Perubahan harga tersebut cukup terasa bagi pemilik mobil diesel dengan kapasitas tangki besar, seperti Toyota Fortuner, Toyota Kijang Innova Reborn, dan Mitsubishi Pajero Sport.
Isi Bensin Full Tank Toyota Fortuner
Toyota Fortuner memiliki kapasitas tangki bahan bakar hingga 80 liter. Untuk mesin diesel, pemilik perlu memperhatikan spesifikasi bahan bakar yang digunakan.
Dalam buku manual, Fortuner diesel dianjurkan menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur maksimal 50 ppm dan angka cetane minimal 48.
Biosolar memang memiliki angka cetane yang sesuai, tetapi kandungan sulfurnya jauh lebih tinggi. Sebagai perbandingan, kandungan sulfur maksimum Biosolar B30 dapat mencapai 2.500 ppm.
Sementara itu, BBM dengan standar sulfur 50 ppm atau setara Euro 4 tersedia pada Pertamina Dex.
Dengan kapasitas tangki 80 liter, berikut perkiraan biaya mengisi Fortuner dari kondisi kosong:
-
Dexlite: 80 liter x Rp23.700 = Rp1.896.000
-
Pertamina Dex: 80 liter x Rp25.200 = Rp2.016.000
-
Shell V-Power Diesel: 80 liter x Rp25.420 = Rp2.033.600
Artinya, pemilik Fortuner perlu menyiapkan lebih dari Rp2 juta jika memilih Pertamina Dex atau Shell V-Power Diesel untuk mengisi tangki hingga penuh.
Isi Bensin Full Tank Kijang Innova Reborn
Kijang Innova Reborn diesel memiliki kapasitas tangki yang lebih kecil, yakni 55 liter.
Berdasarkan panduan penggunaan, mesin diesel Innova Reborn membutuhkan bahan bakar dengan angka cetane minimal 48. Untuk kendaraan Euro 4 tanpa sistem DPF, bahan bakar yang digunakan dianjurkan memiliki kandungan sulfur maksimal 50 ppm.
Sementara kendaraan yang menggunakan sistem DPF membutuhkan bahan bakar dengan kandungan sulfur maksimal 10 ppm.
Dengan harga BBM per September 2026, biaya mengisi penuh tangki Innova Reborn menjadi:
-
Dexlite: 55 liter x Rp23.700 = Rp1.303.500
-
Pertamina Dex: 55 liter x Rp25.200 = Rp1.386.000
-
Shell V-Power Diesel: 55 liter x Rp25.420 = Rp1.398.100
Dengan demikian, pemilik Innova Reborn perlu mengeluarkan sekitar Rp1,3 juta hingga Rp1,4 juta untuk sekali pengisian penuh, tergantung jenis BBM yang dipilih.
Baca Juga: Penjualan Mobil Naik Bukan Karena Daya Beli Tinggi, tapi Berkat 2 Program Andalan Prabowo
Baca Juga: Jawa Timur Sumbang 9,1 Persen Penjualan Mobil Nasional
Baca Juga: Pajak Mobil Indonesia dan Malaysia Ternyata Beda Jauh, Ini Hitungannya
Isi Bensin Full Tank Mitsubishi Pajero Sport
Pajero Sport diesel juga membutuhkan bahan bakar dengan kandungan sulfur rendah, yakni kurang dari 50 ppm.
Mobil ini memiliki kapasitas tangki 68 liter. Jika dihitung berdasarkan harga BBM diesel yang berlaku September 2026, biaya pengisian penuh menjadi:
-
Dexlite: 68 liter x Rp23.700 = Rp1.611.600
-
Pertamina Dex: 68 liter x Rp25.200 = Rp1.713.600
-
Shell V-Power Diesel: 68 liter x Rp25.420 = Rp1.728.560
Dengan harga baru tersebut, sekali isi penuh Pajero Sport membutuhkan dana sekitar Rp1,6 juta hingga Rp1,7 juta.
Kenaikan harga BBM diesel membuat selisih biaya pengisian penuh semakin terasa, terutama pada kendaraan dengan kapasitas tangki besar. Bagi pemilik Fortuner, Innova Reborn, maupun Pajero Sport, pilihan jenis BBM kini bukan hanya soal harga per liter, tetapi juga harus disesuaikan dengan spesifikasi mesin dan kebutuhan kendaraan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dian Ihsan