Jaksa Agung ke Anak Buah: Saatnya Kita Bangkit dari Keterpurukan dan Hidup Sederhana!
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Jaksa Agung ST Burhanuddin, memimpin langsung upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-81 Kejaksaan RI di Lapangan Upacara Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta Selatan, pada Selasa (1/9/2026).
Pada perayaan tahun ini, Kejaksaan RI mengusung tema besar "Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis".
Dalam amanatnya, ST Burhanuddin menegaskan bahwa momen Harlah ini bukan sekadar seremoni, melainkan harus menjadi wadah refleksi dan titik balik bagi seluruh jajaran untuk memperkuat integritas serta memulihkan muruah institusi penegak hukum tersebut.
"Kita tidak boleh larut dalam keterpurukan. Setiap keterpurukan harus menjadi titik balik menuju keadaan yang lebih baik. Inilah saatnya kita bangkit bersama, memulihkan kepercayaan, dan membuktikan bahwa Kejaksaan mampu melewati setiap ujian sehingga menjadi semakin kuat,” tegas Jaksa Agung di hadapan para Insan Adhyaksa.
Guna mewujudkan kebangkitan institusi, Jaksa Agung memberikan sejumlah penekanan keras kepada seluruh jajaran pegawainya, di antaranya menjaga sikap, tutur kata, dan perilaku aparatur adalah cerminan wajah institusi di mata masyarakat.
Jaksa Agung mengingatkan jajarannya untuk mempraktikkan gaya hidup sederhana dan tidak menyalahgunakan wewenang.
"Jangan pernah meminta atau menerima sesuatu dengan mengatasnamakan institusi, karena hal sekecil apa pun dapat menggadaikan martabat Kejaksaan," imbuhnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: