'Utangnya Aja Dibayarin' Sarwendah Cemas Anak Putus Sekolah Lihat Kondisi Keuangan Ruben Onsu
Kredit Foto: Instagram/sarwendah29
Permasalahan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menyentuh persoalan yang lebih sensitif: masa depan pendidikan anak-anak mereka. Di tengah gugatan hak asuh yang masih bergulir, pihak Sarwendah mengaku memiliki kekhawatiran apabila seluruh biaya pemeliharaan dan pendidikan anak nantinya diserahkan kepada Ruben Onsu.
Kekhawatiran itu muncul bukan tanpa alasan. Pihak Sarwendah menyinggung kondisi finansial Ruben yang disebut tengah menghadapi sejumlah persoalan, termasuk masalah hukum yang sebelumnya membuat sang presenter sempat menjadi tersangka dalam dugaan penipuan investasi senilai Rp3,5 miliar.
Bahkan, pihak Sarwendah juga mengaku pernah didatangi penagih utang yang diduga berkaitan dengan tunggakan Ruben Onsu. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Sarwendah dalam melihat kemampuan finansial Ruben untuk memenuhi kebutuhan anak-anak.
Baca Juga: Ruben Onsu Heran Sarwendah Terus Ributkan soal Syarat Kesehatan: Kenapa Baru Sekarang?
“Kita sama-sama tahu fakta hukum yang terjadi beberapa ke belakang hari ini, ya. Sudah juga pernah kami juga sampaikan bahwa memang eh ada beberapa tunggakan-tunggakan, kemudian adanya debt collector,” kata Chris Sam Siwu kepada wartawan belum lama ini.
Chris Sam Siwu kemudian menyinggung bagaimana persoalan hukum yang dihadapi Ruben Onsu akhirnya terselesaikan. Menurutnya, penyelesaian tersebut turut menggambarkan kondisi finansial Ruben yang sedang menjadi perhatian pihak Sarwendah.
“Realistis aja. Kita semua masyarakat Indonesia pun tahu situasi kasus hukum yang sedang terjadi terhadap RSO kemarin. Kita tahu juga, ya selesai kasusnya seperti apa. Ada orang yang bayarin kasus itu, bayarin utang itu, sorry. Ya ada orang yang bayarin utang itu,” ungkap dia.
Baca Juga: Sarwendah Sakit Hati Imbas Ucapan Pengacara Ruben Onsu
Dari kondisi tersebut, pihak Sarwendah menilai terdapat ketidakberdayaan Ruben Onsu dari sisi finansial. “Sehingga apa? Ada ketidakberdayaan, ketidakberdayaan dari pihak RSO terkait sisi finansial,” sebut Chris.
Persoalan finansial tersebut kemudian dikaitkan dengan kebutuhan ketiga anak mereka, khususnya biaya pemeliharaan dan pendidikan. Sarwendah disebut tidak ingin seluruh beban tersebut bergantung sepenuhnya kepada Ruben apabila kondisi keuangannya memang masih menghadapi masalah.
“Klien kami muncul kekhawatiran. Seandainya seluruh biaya anak-anak dilepaskan kepada pihak RO, lalu nanti kalau seandainya terjadi apa-apa, bagaimana? Klien kami cukup memahami lah, yang namanya orang pasti punya dinamika masalah finansial,” ujar Chris Sam Siwu.
Bagi Sarwendah, persoalannya bukan sekadar siapa yang harus mengeluarkan uang untuk kebutuhan anak. Ada kekhawatiran yang lebih jauh mengenai keberlangsungan pendidikan anak apabila terjadi kendala finansial di kemudian hari.
Pihak Sarwendah pun mempertanyakan bagaimana nasib anak-anak apabila Ruben Onsu tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan tersebut. Kekhawatiran itu bahkan mengarah pada kemungkinan yang paling tidak diinginkan, yakni pendidikan anak terganggu.
“Lalu kemudian tidak bisa membayarkan gimana? Masa anak-anak harus putus sekolah? Ya, jadi itu, itu juga ada kekhawatiran lah,” ucap Chris.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: