Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Purbaya Mendadak Dicopot Prabowo, Istana Disentil: Kalau Pemilik Toko Ugal-ugalan, Kasir Diganti Tetap Ambruk

Purbaya Mendadak Dicopot Prabowo, Istana Disentil: Kalau Pemilik Toko Ugal-ugalan, Kasir Diganti Tetap Ambruk Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Jurnalis sekaligus pegiat media sosial Ahmad Arif mengucapkan selamat tinggal kepada Purbaya Yudhi Sadewa yang resmi dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.

Menurut Arif, Purbaya boleh saja dianggap gagal karena terlalu sering berbicara besar di tengah indikator fiskal yang semakin mengkhawatirkan. Namun, ia menekankan bahwa pergantian Menteri Keuangan di saat tekanan fiskal tinggi tidak seharusnya dijadikan cara mencari kambing hitam.

"Menteri Keuangan hanyalah kasir dari rumah tangga negara. Kalau pemilik rumah terus berbelanja tanpa menghitung pendapatan, mengganti kasir berkali-kali tidak akan membuat keuangan sehat," tulis Arif di akun X pribadinya, dikutip Senin (14/9).

Arif menegaskan, persoalan utama bukanlah siapa Menteri Keuangan, melainkan sistem pengambilan keputusan di tingkat tertinggi pemerintahan.

"Siapa yang menentukan menu belanja negara, siapa yang menetapkan ambisinya, dan siapa yang memastikan semuanya masih mampu dibayar? Kalau persoalannya adalah cara pemerintah tertinggi mengelola negara, terlalu banyak janji, terlalu banyak program, terlalu sedikit disiplin fiskal, maka problemnya bukan lagi siapa Menteri Keuangannya. Problemnya adalah sistem pengambilan keputusan di atasnya," tegasnya.

"Kasir bisa diganti. Tetapi kalau pemilik toko tetap ugal-ugalan, pada akhirnya ambruk juga semuanya," pungkasnya.

Baca Juga: Purbaya Resmi Dicopot Prabowo, Koordinator P2G: Kualat Sama Guru!

Pada Senin (14/9/2026), Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih dengan mengganti Purbaya dan menunjuk Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, sebagai penggantinya. Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Negara.

Proses pencopotan ini berlangsung dinamis. Pada Senin siang sebelum pelantikan, Purbaya bahkan masih menghadiri Rapat Kerja bersama DPD RI di Senayan. Rapat tersebut sempat diskors mendadak karena adanya telepon penting untuk Purbaya, sebelum akhirnya ia meninggalkan lokasi dan jabatannya diganti beberapa jam kemudian.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya