Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan baru pada Senin (14/9/2026). Usai menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa, Suahasil langsung dihadapkan pada sejumlah pekerjaan rumah berat di tengah tekanan ekonomi global hingga akhir tahun, mulai dari harga minyak dunia, rupiah, arus modal, hingga daya beli masyarakat.
Vice Director Indef, Eko Listiyanto, mengungkap sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dihadapi Suahasil Nazara setelah menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Menurut Eko, masa transisi tersebut tidak akan mudah. Meski Suahasil mendapat dukungan dari internal Kementerian Keuangan dan relatif dikenal di pasar, terdapat sejumlah tekanan eksternal yang perlu diantisipasi hingga akhir tahun.
“Transisi ini tetap tidak akan mudah. Dari sisi internal kementerian tentu beliau mendapat dukungan penuh, ini modal yang sangat penting. Di pasar, beliau juga relatif dikenal,” kata Eko, Rabu, (16/9/2026).
Eko menyebut setidaknya ada tiga pekerjaan rumah utama yang perlu menjadi perhatian Suahasil. Pertama, menjaga APBN tetap aman dari tekanan kenaikan harga minyak dunia serta memastikan peningkatan defisit anggaran pada akhir tahun tetap sesuai target.
Kedua, menjaga stabilitas rupiah sekaligus mempertahankan arus modal masuk ke Indonesia. Hal ini menjadi tantangan di tengah sejumlah tekanan eksternal, termasuk arah suku bunga The Federal Reserve (The Fed).
“Masalahnya, tekanan eksternal menuju akhir tahun akan kencang, mulai dari kenaikan harga minyak dunia, suku bunga The Fed, stabilitas rupiah, hingga meningkatnya inflasi,” ujarnya dalam wawancara
Ketiga, menurut Eko, Suahasil perlu mengembalikan optimisme sektor swasta dan dunia usaha sekaligus mendorong peningkatan daya beli masyarakat. Salah satu langkah yang disebutnya dapat dilakukan adalah mempercepat restitusi.
Baca Juga: 'Nama Ajaib' di Rotasi Purbaya Disorot, Suahasil Kini Periksa Ulang Pejabat Pajak
Baca Juga: Suahasil Dicecar Isu Warisan Purbaya, Pilih Bungkam soal INA hingga Utang Whoosh
“Modal didukung internal saja tidak cukup, butuh menjaga arus modal masuk tetap terjaga,” kata Eko.
Dengan berbagai tekanan tersebut, Eko menilai tugas Suahasil tidak hanya melanjutkan proses internal di Kementerian Keuangan, tetapi juga menjaga stabilitas fiskal dan kepercayaan pelaku ekonomi hingga akhir tahun.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: