Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
PT PLN (Persero) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan industri digital di Indonesia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui energize Gardu Induk (GI) 150 kV Data Center / Sukamahi Bay KTT 10 arah Pelanggan PDG JC3 Line UGC 2, yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik Princeton Digital Group (PDG) JC3 hingga 200 Mega Volt Ampere (MVA).
Kehadiran infrastruktur kelistrikan ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam memastikan kebutuhan energi bagi sektor data center dapat terpenuhi secara andal. Sebagai salah satu infrastruktur penting dalam ekosistem digital, data center membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan berkelanjutan untuk menunjang operasional berbagai layanan digital.
General Manager PLN UIP JBT, Kishartanto Purnomo Putro, mengatakan pembangunan dan pengoperasian infrastruktur kelistrikan untuk data center merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang mampu mengikuti perkembangan kebutuhan industri.
“Kami berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi digital melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal. Energize ini merupakan wujud nyata kesiapan PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik Princeton Digital Group maupun pelanggan data center lainnya. Penguatan infrastruktur kelistrikan ini diharapkan turut mendukung perkembangan industri, meningkatkan daya tarik investasi, serta mendorong pertumbuhan perekonomian Jawa Barat,” jelas Kishartanto, Kamis (17/9/2026)
Menurutnya, PLN akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan dengan baik sekaligus memberikan manfaat bagi pertumbuhan investasi dan perekonomian.
“Keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari dukungan dan sinergi seluruh stakeholder. Kami menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga infrastruktur ini dapat terselesaikan dan dioperasikan dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Manager UPP Jawa Bagian Tengah 3, Haryo Wisnuaji, menjelaskan bahwa energize GI 150 kV data center/ Sukamahi Bay KTT 10 arah Pelanggan PDG JC3 Line UGC 2 merupakan bagian dari upaya PLN memastikan kesiapan sistem kelistrikan dalam memenuhi kebutuhan pasokan listrik pelanggan PDG JC3 hingga 200 MVA.
“Dari sisi teknis, proses pembangunan hingga energize dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, mutu, keandalan, serta kesiapan sistem. Sebelum dioperasikan, seluruh tahapan dilakukan melalui koordinasi, pemeriksaan, dan pengujian bersama pihak-pihak terkait untuk memastikan infrastruktur dapat beroperasi sesuai dengan standar ketenagalistrikan yang ditetapkan PLN,” jelas Haryo.
Ia menambahkan, keberhasilan penyelesaian pekerjaan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak yang terlibat.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh stakeholder, baik pemerintah, pelanggan, mitra kerja, maupun seluruh insan PLN yang telah memberikan dukungan dan kolaborasi selama proses pembangunan hingga energize. Sinergi ini menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur dapat diselesaikan dengan baik, aman, dan sesuai target,” ungkapynya.
Baca Juga: PLN-Pelindo Bidik Hemat 5 Juta Liter BBM dari Elektrifikasi Kapal di Tanjung Priok
Baca Juga: Keandalan PLTA Terganggu Elnino, Bahlil dan PLN Cari Jalan Keluar
Baca Juga: PLN Tuntaskan Infrastruktur Utama Kelistrikan Jelang MotoGP Mandalika
Haryo berharap infrastruktur yang telah dibangun dapat beroperasi secara optimal dan memberikan layanan kelistrikan yang andal bagi PDG JC3.
“Harapannya, infrastruktur ini dapat memberikan layanan kelistrikan yang andal bagi PDG JC3 sekaligus mendukung kebutuhan listrik untuk pertumbuhan ekosistem digital ke depan,” pungkasnya.
Adanya dukungan infrastruktur kelistrikan yang semakin kuat, PLN terus membuka ruang bagi berkembangnya berbagai sektor strategis, termasuk industri data center. Ketersediaan pasokan listrik yang andal diharapkan dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam mengembangkan investasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: