Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Incar Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia, Bintan Perkuat Ekonomi Pariwisata

Incar Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia, Bintan Perkuat Ekonomi Pariwisata Kredit Foto: Natra Bintan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kedekatan geografis dengan Singapura dan Malaysia menjadi salah satu modal Bintan, Kepulauan Riau, dalam mengembangkan sektor pariwisata. Akses melalui perjalanan feri dari Singapura dan Johor membuka peluang bagi industri pariwisata Bintan untuk menggarap pasar wisatawan regional sekaligus memperluas aktivitas ekonomi di destinasi.

Bintan dapat dijangkau melalui Terminal Feri Tanah Merah Singapura dan Terminal Feri Pasir Gudang Johor. Selain akses yang relatif singkat, Bintan menawarkan kombinasi wisata alam, aktivitas luar ruangan, serta pengalaman budaya yang dapat menjadi bagian dari pengembangan produk pariwisata.

Potensi tersebut kemudian dikembangkan melalui pengalaman wisata yang menggabungkan akomodasi dengan aktivitas di berbagai destinasi. Salah satunya ditawarkan Natra Bintan, a Tribute Portfolio Resort melalui program Discover Bintan Island.

Program tersebut dirancang untuk mendorong wisatawan tidak hanya menghabiskan waktu di area resor, tetapi juga menjelajahi berbagai pengalaman di Pulau Bintan. Paket yang ditawarkan mencakup perjalanan selama 3 hari 2 malamdengan sejumlah aktivitas dan fasilitas.

Wisatawan dapat mengikuti tur menuju Blue Lake & Desert, menikmati makan malam dengan menu khas Indonesia, memperoleh pijat tradisional selama 60 menit, serta mengikuti aktivitas resor dan ritual menikmati matahari terbenam.

Model perjalanan tersebut memperluas pengalaman wisata dari sekadar akomodasi menjadi rangkaian aktivitas yang memanfaatkan berbagai daya tarik di destinasi.

Pengembangan pariwisata Bintan juga ditopang oleh karakter geografis dan sejarah pulau tersebut. Bintan memiliki laguna, kawasan tropis, garis pantai, serta berbagai aktivitas luar ruangan.

Di sisi lain, pulau ini memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari dunia maritim Melayu. Setelah jatuhnya Melaka pada 1511, Sultan Mahmud Shah mencari perlindungan di Bintan. Pulau tersebut kemudian menjadi bagian penting dalam perkembangan sejarah Kesultanan Johor.

Warisan Melayu tersebut menjadi salah satu unsur yang dapat memperkaya pengalaman wisata di luar atraksi alam.

Natra Bintan sendiri memiliki laguna air asin buatan manusia seluas 6,3 hektare dengan panjang sekitar 800 meter. Kawasan tersebut dilengkapi berbagai aktivitas olahraga air, petualangan darat, serta pengalaman menginap glamping.

Melalui kombinasi fasilitas resor dan aktivitas di luar kawasan, wisatawan memiliki pilihan untuk menikmati berbagai sisi Bintan dalam satu perjalanan.

Kedekatan dengan Singapura dan Malaysia menjadi faktor penting dalam pengembangan pasar wisata Bintan. Akses melalui dua terminal feri memberikan jalur langsung bagi wisatawan dari dua negara tersebut untuk memasuki kawasan Bintan.

Bagi industri pariwisata, karakter tersebut memungkinkan destinasi dikembangkan sebagai pilihan perjalanan pulau bagi wisatawan regional. Pengembangan paket wisata yang menggabungkan akomodasi, aktivitas, kuliner, dan perjalanan ke destinasi lain juga dapat memperluas pengalaman yang ditawarkan kepada wisatawan.

Baca Juga: Bukan Cuma Pariwisata, Ini Sektor RI yang Dibidik Investor Uni Eropa

Baca Juga: Revitalisasi Desa Adat Sade, Pemerintah Bidik Potensi Besar Wisata Budaya

Baca Juga: Airlangga Ungkap Celah Baru Ekonomi dari Belanja Wisatawan

Natra Bintan menyediakan layanan antar-jemput pulang-pergi dari Terminal Feri Bandar Bentan Telani menuju resor dan Lagoi Bay sebagai bagian dari paket Discover Bintan Island.

Pengembangan pengalaman wisata yang terintegrasi tersebut menunjukkan upaya industri pariwisata Bintan memanfaatkan kedekatan pasar regional sekaligus memperluas produk wisata. Dengan modal alam, sejarah, akses, dan fasilitas akomodasi, Bintan terus mengembangkan pariwisata yang tidak hanya bertumpu pada pengalaman menginap, tetapi juga aktivitas wisata di destinasi.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: