Dari ETF Emas hingga Short Selling, Ini Deretan Terobosan 100 Hari Direksi Baru BEI
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Penguatan ekosistem pasar modal pada akhirnya bermuara pada fungsi yang lebih besar, yakni menyediakan sumber pembiayaan bagi dunia usaha. Namun, bagi BEI penguatan fungsi pembiayaan juga perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas Perusahaan Tercatat, transparansi kepemilikan, tata kelola, serta penggunaan dana hasil penghimpunan secara produktif.
Di balik perkembangan tersebut, BEI juga bergerak pada area yang lebih fundamental, yaitu memperkuat fondasi investability pasar Indonesia. Agenda transparansi kepemilikan, penguatan klasifikasi investor, penerapan Free Float minimum 15%, serta penyempurnaan metodologi HSC merupakan bagian dari reformasi yang dilakukan bersama OJK dan KSEI.
Menurut Eduardus, kombinasi antara transparansi, kualitas pembentukan harga, dan reformasi kelembagaan merupakan elemen yang saling memperkuat.
“Investor global tidak hanya melihat besar kecilnya pasar, tetapi juga bagaimana kualitas tata kelola, transparansi kepemilikan, ketersediaan saham publik dan integritas pembentukan harga. Karena itu, langkah-langkah yang dilakukan BEI menyentuh hal-hal yang memang fundamental bagi peningkatan daya saing pasar Indonesia,” ujar Eduardus.
Seratus hari pertama memang belum menjadi titik akhir untuk menilai seluruh dampak reformasi. Namun, periode ini memberikan gambaran mengenai arah yang ingin dibangun, yakni pasar yang lebih transparan, beragam, likuid, dan memiliki basis investor yang semakin luas.
Bagi Eduardus, keberlanjutan reformasi menjadi kunci agar pertumbuhan pasar tidak berhenti pada peningkatan ukuran, tetapi berkembang menjadi pasar yang semakin berkualitas dan dipercaya.
“Dengan menjaga momentum reformasi, ambisi untuk menjadikan BEI semakin besar perlu berjalan seiring dengan upaya membangun pasar yang semakin dalam, transparan, likuid, dan dipercaya investor,” pungkas Eduardus
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: