Kredit Foto: Istimewa
Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan komitmennya mengawal program pemerintah agar manfaatnya dirasakan masyarakat. Program yang menjadi perhatian antara lain Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur pertanian.
Komitmen tersebut disampaikan Ibas dalam kegiatan Temu Massa Penerima Program BPBL dan BSPS di Desa Tegal Arum, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Kamis (29/10/2026). Ia hadir bersama anggota DPRD Kabupaten Magetan Pangayoman dan Soim, jajaran pemerintah daerah, serta kepala desa setempat.
Ibas mengatakan, sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII, ia bersama anggota legislatif di daerah akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan mengawal kebijakan pemerintah.
Dalam bidang pendidikan, Ibas berharap tidak ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan program dukungan pendidikan pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat dan Program Indonesia Pintar melalui Kartu Indonesia Pintar, sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mendorong penguatan layanan kesehatan, mulai dari posyandu dan puskesmas hingga rumah sakit. Menurutnya, pelayanan bagi ibu hamil, persalinan, pemenuhan gizi anak, serta pendampingan tumbuh kembang perlu mendapat perhatian.
Dalam kegiatan tersebut, Ibas menyoroti bantuan BSPS yang diterima Pargiono. Sebelumnya, Pargiono tinggal di rumah berdinding kayu dan tripleks yang membutuhkan perbaikan. Melalui program BSPS, ia memperoleh bantuan Rp20 juta untuk memperbaiki rumah, termasuk bagian dinding dan atap.
Ibas berharap program bedah rumah terus dikawal agar keluarga yang membutuhkan dan memenuhi kriteria dapat memperoleh bantuan. Ia juga meminta masyarakat, kepala desa, dan camat menyampaikan informasi mengenai warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
Pargiono menyampaikan terima kasih atas bantuan perbaikan rumah dan pemasangan listrik yang diterima keluarganya. Menurutnya, bantuan tersebut membawa perubahan bagi kehidupan sehari-hari.
Selain BSPS, Ibas menyoroti pemerataan akses listrik melalui BPBL. Ia mengapresiasi PLN UP3 Madiun yang membantu pemasangan sambungan listrik baru bagi warga Magetan yang sebelumnya belum memiliki akses listrik memadai.
Bantuan tersebut mencakup pemasangan instalasi dan tiga titik lampu di setiap rumah penerima. Ibas menyebut akses listrik penting bukan hanya untuk penerangan, tetapi juga untuk mendukung kegiatan belajar, produktivitas keluarga, dan aktivitas ekonomi.
Baca Juga: Langen Tayub Pacitan Masuk MURI, Ibas Dorong Pelestarian Budaya di Hari Sumpah Pemuda
Ibas juga menyoroti kebutuhan masyarakat Magetan yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian, terutama padi dan jagung. Ia mendorong perbaikan jaringan irigasi serta distribusi pupuk bersubsidi yang tepat sasaran dan tersedia saat dibutuhkan.
Menurutnya, dukungan terhadap infrastruktur dan sarana produksi pertanian perlu berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan buruh tani.
Menutup kegiatan, Ibas mengajak masyarakat terus menyampaikan aspirasi terkait perumahan, listrik, pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Ia juga mengapresiasi sinergi anggota DPRD, pemerintah daerah, Forkopimcam, pemerintah desa, dan pihak lain dalam pelaksanaan program.
Ibas berharap pengawalan terhadap berbagai program tersebut dapat membantu lebih banyak keluarga di Magetan memperoleh kehidupan yang layak dan sejahtera.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: