Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 21:06 WIB. Basket Putri Sea Games (21/8) - Indonesia 78 - 68 Filipina
  • 20:41 WIB. Liga 1 (21/8) - Madura United 1 - 1 Persija
  • 20:01 WIB. Teror Barcelona - Kepolisian Spanyol peringatkan bahwa tersangka teror di Barcelona "berbahaya, dan kemungkinan bersenjata".
  • 19:41 WIB. Mekkah - Kebakaran landa sebuah hotel di Mekkah, 600 orang dievakuasi.
  • 19:40 WIB. Rusia - Otoritas Rusia sayangkan upaya penangguhan layanan visa oleh Amerika Serikat.
  • 19:39 WIB. Amerika Serikat - Otoritas Amerika Serikat tangguhkan layanan pemberian visa di Rusia.
  • 19:37 WIB. Amerika Serikat - Warga Amerika Serikat banjiri kota-kota yang menjadi jalur gerhana.
  • 19:31 WIB. Pilgub Jabar - Bima Arya mengaku sering komunikasi dengan Ridwan Kamil.
  • 19:31 WIB. OTT - KPK segel satu ruangan di PN Jaksel.
  • 19:30 WIB. OTT - KPK benarkan ada operasi OTT hari ini.
  • 18:18 WIB. Kolombia - Gereja di Kolombia gelar acara pengakuan dosa di sebuah mal.
  • 17:36 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi janji akan membuat rutin diskusi antar mantan presiden.
  • 17:35 WIB. Anak Presiden - Menteri Luhut membenarkan anak Presiden Jokowi tidak doyan proyek pemerintah.
  • 17:34 WIB. Rempah - Mentan janji akan kembalikan kejayaan rempah-rempah Indonesia.

Soal Bumiputera, OJK Bantah Langgar UU dan Salahgunakan Wewenang

Foto Berita Soal Bumiputera, OJK Bantah Langgar UU dan Salahgunakan Wewenang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membantah penggantian pengurus dan pengelolaan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 telah melanggar undang-undang (UU) yang ada di Indonesia dan menyalahgunakan wewenang.

Sebagaimana diketahui, penggantian pengurus oleh pengelola statuter dilakukan OJK berdasarkan pada UU No.21/2011 tentang OJK, UU No.40/2014 tentang Perasuransian, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 41/POJK.05/2015 Tentang Tata Cara Penetapan Pengelola Statuter Pada Lembaga Jasa Keuangan. Penggantian pengurus dilakukan OJK mengingat proses restrukturisasi yang telah dilakukan sampai saat ini belum sesuai dengan tujuan penguatan kinerja AJB Bumiputera 1912.

Menurut Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Dumoly F. Pardede, pergantian pengurus AJB Bumiputera sudah sesuai dengan amanat uu tersebut.

"Ini masalahnya industri asuransi (AJB Bumiputera) ada 6,7 juta pemegang polis. Di UU OJK menyebutkan bahwa OJK bisa mengambil alih penyelamatan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) apabila mmbahayakan masyarakat luas, itu clear di UU," ujar Dumoly kepada Warta Ekonomi di Jakarta, Rabu (28/12/2016).

Dia menuturkan, langkah itu untuk menegaskan bahwa pihaknya menjalankan kewajiban dan wewenangnya sesuai UU OJK. "Kami mau menegaskan kan UU OJK, kami tidak mau pemegang polis susah nanti. Itu kan (pemegang polis) masyarakat kita juga, kita memahami mereka (ada) yang sudah pada tua/pensiun, sudah tidak bekerja lagi," paparnya.

Sementara, terkait adanya sejumlah nasabah yang melaporkan OJK ke pihak kepolisian karena telah melanggar wewenang dan UU, OJK tak mau ambil pusing. Menurut Dumoly, OJK hanya ingin fokus mengurus penguatan AJB Bumiputera agar 6,7 juta pemegang polisnya mendapat kejelasan.

"Ada 2-3 orang tidak puas, nah OJK kan tidak bisa mempertaruhkan yang tiga lima org itu kepada jutaan pemegang polis lainnya. Itu kan warga juga, masyarakat juga yang di kampung itu kalau klaimnya hilang karena tidak dibayar bagaimana mas. Masa kami memperdulikan yang 3-5 org itu," jelas Dumoly.

Sebagai informasi, langkah OJK mengambil alih pengelolaan dan pengurus Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera mendapat perlawanan dari para pemegang polis. Adalah Jaka Irwanta pemegang polis AJB Bumiputera yang melaporkan Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Firdaus Djaelani atas dugaan penyalahgunaan wewenang.

Selain itu, Jaka menganggap keputusan Firdaus mengangkat pengelola statuter AJB Bumiputera serta mengalihkan aset perusahaan tersebut ke pihak lain telah melanggar Undang-Undang Dasar 1945 dan Anggaran Dasar AJB Bumiputera.

Tag: Otoritas Jasa Keuangan, Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera, Dumoly Freddy Pardede

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,579.10 3,543.18
British Pound GBP 1.00 17,283.51 17,109.63
China Yuan CNY 1.00 2,012.02 1,991.94
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,422.00 13,288.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,649.01 10,536.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.75 1,698.58
Dolar Singapura SGD 1.00 9,856.07 9,753.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,782.93 15,620.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,129.77 3,096.35
Yen Jepang JPY 100.00 12,292.33 12,166.27

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5861.004 -32.837 559
2 Agriculture 1736.347 -8.071 18
3 Mining 1506.720 -4.642 44
4 Basic Industry and Chemicals 606.497 -4.760 67
5 Miscellanous Industry 1342.856 -3.844 41
6 Consumer Goods 2458.844 -59.274 45
7 Cons., Property & Real Estate 509.294 0.761 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1239.858 -1.111 60
9 Finance 986.730 4.982 89
10 Trade & Service 917.455 -7.348 130
No Code Prev Close Change %
1 PSDN 170 218 48 28.24
2 ALKA 304 380 76 25.00
3 CMPP 304 380 76 25.00
4 GOLD 580 680 100 17.24
5 PRAS 222 260 38 17.12
6 BBHI 170 186 16 9.41
7 OKAS 78 85 7 8.97
8 HDFA 184 199 15 8.15
9 MKNT 1,320 1,425 105 7.95
10 AMAG 382 410 28 7.33
No Code Prev Close Change %
1 BIMA 116 92 -24 -20.69
2 PUDP 640 545 -95 -14.84
3 DGIK 69 60 -9 -13.04
4 TALF 360 314 -46 -12.78
5 RMBA 450 398 -52 -11.56
6 MLPT 555 500 -55 -9.91
7 LION 975 885 -90 -9.23
8 SQMI 550 500 -50 -9.09
9 VINS 198 180 -18 -9.09
10 ENRG 120 110 -10 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 352 8 2.33
2 MBSS 366 376 10 2.73
3 PUDP 640 545 -95 -14.84
4 MLPL 218 212 -6 -2.75
5 WAPO 101 95 -6 -5.94
6 INDY 935 990 55 5.88
7 BUMI 288 274 -14 -4.86
8 HMSP 3,740 3,590 -150 -4.01
9 MPPA 750 750 0 0.00
10 KREN 418 426 8 1.91