Portal Berita Ekonomi Jum'at, 28 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 16:49 WIB. Jakarta - Ahok optimistis simpang Semanggi rampung bulan Juli.
  • 16:48 WIB. Jakarta - Menteri Agama serukan penceramah larang bahas SARA.
  • 16:33 WIB. Bali - Indonesia akan menjadi tuan rumah International Monetary Fund (IMF)-World Bank annual meeting pada Oktober 2018 nanti di Bali.
  • 16:32 WIB. Manchester - MU setuju lepas De Gea, jika Madrid mau membayar senilai Rp 1 triliun.
  • 16:30 WIB. Polri - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan konsep Khilafah bertentangan dengan Pancasila.
  • 16:20 WIB. Somalia - Al Shabaab  menembak mati Jenderal Keamanan Somalia, Mohamud Haji Ali, di depan rumahnya.
  • 16:19 WIB. Inggris - Kepolisian Inggris menembak seorang wanita saat melakukan gerakan anti-terorisme.
  • 16:18 WIB. BLBI - Jaksa Agung janji akan terus buru pelaku korupsi dana BLBI.
  • 15:57 WIB. Stockholm - Jumlah korban tewas dari serangan truk di Stockholm pada awal April ini naik menjadi lima orang.
  • 15:27 WIB. Jakarta - Wakapolri sebut ada titik terang kasus Novel Baswedan.
  • 14:45 WIB. e-KTP - KPK akan buka rekaman bukti BAP Miryam untuk DPR.
  • 14:45 WIB. Jakarta - Sejumlah anggota DPR walk out saat hak angket untuk KPK digelar.
  • 14:43 WIB. Karhutla - Ogan Ilir miliki 32 Desa rawan karhutla.
  • 14:40 WIB. Thailand - Investor Thailand meramaikan acara forum bisnis Indonesia, Business Forum Indonesia di Centara Grand, Bangkok.
  • 14:14 WIB. KAI - KAI Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan enam kereta api tambahan selama libur akhir pekan panjang.

Pengusaha Perikanan Diimbau Ikut Amnesti Pajak

Foto Berita Pengusaha Perikanan Diimbau Ikut Amnesti Pajak
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengimbau pengusaha perikanan untuk segera mengikuti amnesti pajak dan segera memanfaatkan periode terakhir dari program tersebut sebelum pemerintah menegakkan aturan yang tegas.

"Ikutlah 'tax amnesty' supaya Anda bisa mendeklarasikan supaya anda bisa menebus dan merasa lega," kata Sri Mulyani kepada sekitar 200 pengusaha perikanan di Gedung Mina Bahari (GMB) III Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Selasa (14/3/2017).

Menurut dia, pengusaha sebagai warga negara harus selalu membayar pajak yang benar karena bila tidak pemerintah siap untuk mengaudit dan mengejar hal tersebut dalam rangka meningkatkan jumlah penerimaan negara.

Menkeu mengingatkan penegakan akan dimulai pada tanggal 1 April 2017. Sedangkan dari 200 wajib pajak besar pengusaha perikanan, baru sebanyak 147 wajib pajak yang mengikuti amnesti pajak.

Sri Mulyani siap mencari bukti permulaan. Untuk pengusaha yang belum mengikuti amnesti pajak diingatkan bahwa waktu tersisa hanya sekitar dua pekan lagi.

Sedangkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengungkapkan masih banyak pengusaha yang enggan melaporkan hasil tangkapan dengan benar dan apa adanya.

"Industri teriak kekurangan bahan baku, tapi ada pengusaha yang meloloskan 'transhipment'," kata Menteri Susi.

'Transhipment adalah' aktivitas alih muatan dari tangkapan ikan yang dilakukan di tengah laut.

Hal tersebut pada saat ini telah dilarang oleh Menteri Susi karena hal tersebut sama saja mengurangi penerimaan kepada negara karena hasil tangkapan tidak didaratkan sehingga tidak ada pemasukan retribusi bagi negara.

Susi Pudjiastuti mengingatkan bahwa tanpa adanya kesadaran dari pengusaha, maka keberhasilan amnesti pajak akan semakin rendah dan berpotensi membuat keuangan engara semakin defisit dan bakal bisa menambah utang yang dimiliki oleh Republik Indonesia.

Sementara itu, pengamat perbankan dari Nusa Tenggara Timur Piet Djemadu mengajak wajib pajak di Tanah Air untuk memanfaatkan kesempatan terakhir dari program amnesti pajak sebelum dijerat dengan peraturan karena tidak taat atau nekad menyembunyikan hartanya.

"Setelah selesai program amnesti pajak, pemerintah akan menggunakan semua data yang ada untuk melacak wajib pajak yang belum taat membayar pajak, sehingga tidak ada ruang lagi bagi siapapun untuk menghindar," katanya di Kupang, Senin (13/3).

Ia mengatakan hal itu terkait kebijakan pemerintah menerapkan aturan tegas untuk menjerat wajib pajak yang tidak taat dan atau menyembunyikan hartanya di luar negeri.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi menyebutkan potensi yang dapat diraih dalam amnesti pajak masih besar menjelang berakhirnya program tersebut 31 Maret 2017.

"Saya berharap (wajib pajak) yang besar-besar ikut, karena memang belum semua," kata Ken ditemui di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Senin (13/3) dan menambahkan, pihaknya sudah mengantongi data-data mengenai wajib pajak besar yang belum mengikuti program pengampunan pajak. (Ant)

Tag: Pajak, Tax Amnesty

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5685.298 -21.730 543
2 Agriculture 1839.381 20.337 21
3 Mining 1529.120 -17.451 43
4 Basic Industry and Chemicals 609.503 -1.322 66
5 Miscellanous Industry 1506.105 -8.414 42
6 Consumer Goods 2433.794 -29.716 39
7 Cons., Property & Real Estate 505.553 -2.724 62
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1143.420 -5.081 57
9 Finance 891.913 3.447 89
10 Trade & Service 923.096 -3.079 124
No Code Prev Close Change %
1 MINA 105 178 73 69.52
2 FORZ 220 330 110 50.00
3 VICO 179 240 61 34.08
4 AGRS 153 204 51 33.33
5 ASJT 775 955 180 23.23
6 KDSI 472 580 108 22.88
7 KICI 131 159 28 21.37
8 INDY 750 900 150 20.00
9 DSNG 460 550 90 19.57
10 INKP 1,840 2,080 240 13.04
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 300 226 -74 -24.67
2 MTSM 370 282 -88 -23.78
3 HOME 236 208 -28 -11.86
4 NAGA 197 174 -23 -11.68
5 JECC 6,100 5,400 -700 -11.48
6 IBST 2,250 2,010 -240 -10.67
7 MBSS 500 450 -50 -10.00
8 CEKA 1,850 1,670 -180 -9.73
9 ASBI 362 330 -32 -8.84
10 BBLD 680 620 -60 -8.82
No Code Prev Close Change %
1 INDY 750 900 150 20.00
2 BUMI 454 448 -6 -1.32
3 DOID 1,110 1,100 -10 -0.90
4 BIPI 100 108 8 8.00
5 TRAM 107 108 1 0.93
6 TLKM 4,370 4,370 0 0.00
7 PBRX 605 595 -10 -1.65
8 ASII 9,000 8,950 -50 -0.56
9 UNTR 27,250 26,900 -350 -1.28
10 KREN 400 426 26 6.50