Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Juni 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 08:54 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera membelanjakan dana Rp30,83 triliun atau setara 29,45% dari APBN 2017.
  • 08:47 WIB. IBST - Inti Bangun Sejahtera memperoleh pinjaman dari Bank Mandiri senilai Rp800 miliar.
  • 08:45 WIB. ACES - Ace Hardware Indonesia mencatatkan peningkatan pendapatan 11,5% pada kuartal I-2017.
  • 08:39 WIB. ACES - Ace Hardware Indonesia membukukan pendapatan senilai Rp2,18 triliun pada Mei 2017.
  • 08:38 WIB. BHIT - MNC Investama menganggarkan belanja modal Rp1 triliun pada tahun ini untuk ekspansi usaha.
  • 07:04 WIB. Transjakarta - Bus Transjakarta akan beroperasi pukul 09.00 pada Hari Raya Idul Fitri.
  • 06:56 WIB. Halle Open - Roger Federer melaju ke semifinal Halle Open.
  • 06:26 WIB. MANIA - Fall Out Boy merilis single Champions dari album keempat mereka MANIA.
  • 06:22 WIB. Baku - Max Verstappen menjadi yang tercepat dalam sesi latihan bebas kedua F1 GP Baku.
  • 06:15 WIB. Monaco - MU dikabarkan tertarik merekrut Fabinho dari AS Monaco.
  • 06:13 WIB. Juventus - Daniel Alves mengaku tidak tahu alasan Juventus melepasnya akhir musim ini.
  • 05:31 WIB. New York - The tech-rich Nasdaq Composite Index rose 28.56 points (0.46 per cent) to end at 6,265.25 on Friday (23/6).
  • 05:30 WIB. Ñew York - The broad-based S&P 500 added 3.80 points (0.16 per cent) to close at 2,438.30 on Friday (23/6).
  • 05:29 WIB. New York - The Dow Jones Industrial Average finished the week down 2.53 points (0.01 per cent) at 21,394.76 on Friday (23/6).
  • 00:24 WIB. Liga Inggris - Mauricio Pellegrino resmi menjadi pelatih baru Southampton.

Rhenald Kasal Paparkan Fenomena Distruption di Kampus UP

Foto Berita Rhenald Kasal Paparkan Fenomena Distruption di Kampus UP
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali dalam kuliah umum yang dilakukan di Universitas Pertamina, Senin (12/6) mengatakan, fenomena distruption revolusi yang terjadi saat ini telah masuk ke dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat.

"Perubahan tersebut dimotori oleh perkembangan teknologi informasi. Kini masyarakat berada dalam gelombang ketiga perubahan yang dipengaruhi terutama oleh teknologi informasi," ujarnya di Jakarta.

Menurunya, gelombang pertama revolusi tersebut terjadi sekitar tahun 1990-an. "Gelombang tersebut dikenal dengan istilah connectivity, dalam periode ini internet baru saja lahir." tambahnya.

Gelombang berikutnya yaitu terjadi pada awal abad 21, tambahnya, dimana ketika masyarakat mulai berpikir untuk mengisi keterhubungan tersebut. Ditandai dengan munculnya berbagai media sosial. Akhirnya, gelombang ketiga yang sedang terjadi saat ini: disruption.

"Sekarang kita masuk gelombang ketiga. Itu memindahkan dunia yang sebenarnya ke dalam dunia yang tidak kelihatan," tutur Founder Rumah Perubahan.

Rhenald menegaskan, dalam gelombang disruption ini, masyarakat tengah menutup sebuah zaman. Bukan akhir zaman sebagaimana diramalkan oleh banyak orang, melainkan hanya mengakhiri sebuah zaman dan memulai zaman yang baru.

"Sebuah zaman yang menjadi tantangan besar bagi para perusahaan incumbent besar bereputasi yang selama ini berdiri kokoh," imbuhnya.

Menurut dirinya, kompetitor yang ada saat ini adalah kompetitor yang tak kelihatan. Misalnya perusahaan-perusahaan taksi yang memiliki kompetitor taksi online yang tak memiliki gambaran fisik taksi sebagaimana lazimnya. Begitu juga dengan aplikasi online ojek yang mendistrupsi ojek konvensional.

"Jika usahawan, regulator dan politisi sering mengabaikan apalagi tidak paham perkembangan teknologi, maka dikhawatirkan dapat mengganggu pertumbuhan perekonomian Indonesia. Padahal, kini dunia tengah berada dalam era disrupsi," katanya.

Ia berharap, dalam gelombang disrupsi ini, orang-orang yang terperangkap dalam tradisi akan merasa cemas dan gugup dalam menghadapi perkembangan dunia.

Tag: Rhenald Kasali, Universitas Pertamina

Penulis/Editor: Vicky Fadil

Foto: Ui.ac.id

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,569.89 3,533.49
British Pound GBP 1.00 16,954.71 16,781.01
China Yuan CNY 1.00 1,962.84 1,943.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,386.00 13,252.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,105.09 9,997.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,716.31 1,699.04
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.62 9,540.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,950.82 14,798.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,126.84 3,092.65
Yen Jepang JPY 100.00 12,062.72 11,938.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Jun
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10