Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BI : Aktivitas Dunia Usaha Melambat

        BI : Aktivitas Dunia Usaha Melambat Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan usaha pada kuartal III/2016 atau secara kuartalan tumbuh tidak setinggi dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) sebesar 13,2%, lebih rendah dibandingkan 18,4% pada kuartal II/2016.?

        Direktur Eksekutif? Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan penurunan kegiatan usaha terindikasi pada sebagian besar sektor, terutama sektor industri pengolahan (SBT 1,09%), perdagangan ,hotel dan restoran (SBT 1,64%), dan sektor pertambangan dan penggalian (SBT 0,44%).

        ?Penurunan kinerja dunia usaha disebabkan perlambatan dari sektor industri pengolahan khususnya subsektor industri makanan, minuman dan tembakau sejalan dengan berakhirnya faktor musiman ,? kata Tirta? di Jakarta kemarin.?

        Tirta menambahkan? kapasitas produksi dunia usaha? pada triwulan III-2016 berada di level 76,21%, lebih rendah dibandingkan 77,01% pada triwulan sebelumnya. Kegiatan investasi dunia usaha juga terindikasi tumbuh lebih lambat dibandingkan triwulan sebelumnya. ?Sementara penggunaan tenaga kerja terindikasi mengalami kontraksi,?Ujarnya.

        Sementara itu penurunan? kegiatan usaha diperkirakan berlanjut pada kuartal IV/2016. Hal ini tercermin dari SBT pada kuartal IV/2016 sebesar 0,34%. Dia menuturkan, terbatasnya kegiatan usaha terutama disebabkan oleh kontraksi pada sektor pertanian ,perkebunan, peternakan ,kehutanan, dan perikanan dengan (SBT -2,32%).

        ?Sebesar 67,41% responden di sektor pertanian, perkebunan,peternakan ,kehutanan, dan perikanan mengkonfirmasi kontraksi kegiatan usaha dipengaruhi oleh faktor musiman yakni kondisi cuaca yang kurang mendukung ,? tambahnya. Dia menuturkan penurunan kegiatan usaha juga terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian serta sektor listrik , gas, dan air bersih dengan SBT masing-masing sebesar -2,07%, dan -0,01%

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Boyke P. Siregar
        Editor: Boyke P. Siregar

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: