Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BI: Kerugian Demo 4/11 Capai Rp2,9 Triliun

        BI: Kerugian Demo 4/11 Capai Rp2,9 Triliun Kredit Foto: Boyke P. Siregar
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Aksi demonstrasi pada 4 November 2016 lalu dinilai menggangu aktivitas ekonomi dalam jangka pendek. Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta punya hitung-hitungannya.

        Deputi Kepala Perwakilan BI DKI Jakarta Fajar Marjadi mengungkapkan bahwa dari kajian BI, setidaknya nilai kerugian dari aksi demonstrasi tersebut mencapai ?Rp2,9 triliun.

        "Pelaksanaan demo kemarin (4/11) dampaknya menurunkan aktivitas ekonomi Jakarta sebesar Rp2,9 triliun. Dengan asumsi aktivitas konsumsi berkurang 60% dan aktivitas lainnya berkurang 30%," kata Fajar dalam Media Gathering BI di Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (13/11/2016).

        BI, lanjutnya, juga menilai aksi demonstrasi berpengaruh terhadap sektor transpotasi salah satunya bus Transjakarta.

        "Dengan kondisi jalan yang sangat lengang, penumpang Transjakarta mengalami penurunan hingga 30% dibandingkan hari kerja yang biasanya mencapai 450 ribu," jelasnya.

        Aksi demo juga berimbas dengan sepinya pusat-pusat perbelanjaan. Kerugian transaksi/omzet bisa mencapai lebih kurang Rp500 miliar. Dengan asumsi perhitungan bahwa jumlah toko yang tutup di beberapa pusat perdagangan tersebut mencapai 20.000 toko dengan omzet per hari rata-rata Rp25 juta/toko.

        Sebelumnya Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto melihat aksi demo 4 November 2016 sama sekali tidak mempengaruhi aktivitas industri. Hal itu dikatakannya usai melakukan peninjauan ke beberapa industri padat karya di Bekasi, Jawa Barat.

        "Tidak ada laporan pabrik tutup. Semua bekerja seperti biasa," ujarnya beberapa waktu lalu.

        Airlangga mengatakan pemerintah akan terus berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif agar pelaku industri dapat menjalankan bisnisnya dengan baik dan diharapkan para investor juga aktif berekspansi di Indonesia

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Boyke P. Siregar
        Editor: Cahyo Prayogo

        Bagikan Artikel: