Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Bank Indonesia (BI) baru saja meresmikan wadah baru untuk layanan financial technologies (Fintech) di Indonesia. Sebuah bentuk revolusi teknologi bagi layanan keuangan konvensional yang bernama Bank Indonesia Fintech Office.
Begitu masifnya jumlah pelaku layanan keuangan digital membuat BI selaku regulator akhirnya melahirkan badan yang berfungsi sebagai assestment, mitigasi resiko, dan juga evaluasi bagi pelaku usaha di industri layanan keuangan digital.
Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah usaha e-commerce di Indonesia hingga September 2016 sudah mencapai 26,2 juta. Jumlah tersebut meningkat 17% dibanding tahun 2006 lalu.
Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Eni V Panggabean mengungkapkan lahirnya industri financial technologies dipicu oleh industri startup yang mengubah wajah sektor keuangan dunia menjadi lebih produktif dan juga efisien.
"Untuk memitigasi risiko akhirnya BI, OJK, dan pihak kementerian bekerja sama agar fintech lebih teratur dan lebih aman bagi konsumen," katanya saat peresmian Fintech Office Bank Indonesia di Jakarta, Senin (14/11/2016).
Lebih lanjut dirinya mengatakan Finteh Office ini juga nantinya akan berfungsi sebagai ajang kolaborasi dan juga pertukaran ide di antara pelaku usaha di industri financial technologies sekaligus sebagai sinergi dan harmoni antar-regulator yang ada di Indonesia.
Sebagai catatan, lahirnya Fintech Office ini merupakan satu dari lima inisiatif yang dideklarasi oleh Bank Indonesia pada September lalu, yakni National Payment Gateway (NPG), Implementasi Standar Nasional Kartu ATM/Debit (NSICCS), Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran, Financial Technologies, dan Bantuan Sosial.
Nantinya, lembaga keuangan digital yang masuk didalam Fintech Office ini merupakan perusahaan yang berbasis software dan teknologi yang sebelumnya belum pernah diatur kegiatannya oleh pemerintah.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Gito Adiputro Wiratno
Editor: Cahyo Prayogo
Tag Terkait: