Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Presiden Afrika Selatan Tetapkan Corona Sebagai Bencana Nasional

        Presiden Afrika Selatan Tetapkan Corona Sebagai Bencana Nasional Kredit Foto: Reuters/Mike Hutchings
        Warta Ekonomi, Cape Town -

        Presiden Afrika Selatan (Afsel) Cyril Ramaphosa menyatakan penyebaran virus corona tipe baru Covid-19 sebagai bencana nasional pada Minggu (15/3/2020). Keputusan itu diambil setelah Afsel melaporkan 61 kasus Covid-19 di dengan tanda-tanda awal penularan internal.

        ?Ini keprihatinan yang kita hadapi dengan penularan internal virus. Situasi ini membutuhkan respons yang luar biasa. Tidak mungkin ada langkah yang setengah-setengah,? ujar Ramaphosa dalam pidato yang disiarkan langsung stasiun televisi Afsel.

        Baca Juga: Warga Afrika Selatan Positif Corona, Dikabarkan Baru Pulang dari Italia

        Dia mengatakan pemerintah telah membatalkan visa untuk pengunjung dari negara-negara berisiko tinggi Covid-19 mulai Minggu. Visa yang sebelumnya diberikan juga dicabut.

        "Setiap warga negara asing yang telah mengunjungi negara-negara berisiko tinggi dalam 20 hari terakhir akan ditolak visanya," kata Ramaphosa. Warga Afsel yang mengunjungi negara-negara terkait juga harus menjalani tes dan karantina ketika pulang.

        Di dalam negeri, Afsel telah melarang warganya mengunjungi negara-negara yang saat ini memiliki kasus Covid-19 cukup tinggi seperti Italia, Jerman, Amerika Serikat (AS), termasuk China. Pertemuan atau acara yang melibatkan peserta lebih dari 100 orang juga dilarang.

        Ramaphosa tak menampik wabah Covid-19 akan memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Afsel. Sebab aktivitas ekspor telah menurun di pasar-pasar utama termasuk China.

        ?Oleh karena itu kabinet sedang dalam proses menyelesaikan paket intervensi yang komprehensif guna mengurangi dampak yang diharapkan dari Covid-19 terhadap perekonomian," ujar Ramaphosa.

        Afsel mengumumkan kasus pertama Covid-19 pada 5 Maret. Berselang hampir dua pekan, jumlahnya meningkat menjadi 61 kasus.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Muhammad Syahrianto

        Bagikan Artikel: