Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tokoh Tionghoa Marah Sejadi-jadinya Klenteng Jadi Tempat Fashion Show: Kalau Masjid...

        Tokoh Tionghoa Marah Sejadi-jadinya Klenteng Jadi Tempat Fashion Show: Kalau Masjid... Kredit Foto: Antara/Hs Putra Pasaribu
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Aktivis sekaligus tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma, tampak marah terkait sebuah video fashion show yang diunggah akun Mark Angel.

        Dalam video tersebut, terlihat Klentheng Dharma Bhakti di Kawasan Petak Sembilan, Taman Sari, Jakarta Barat itu dijadikan lokasi syuting fashion show, yang bertajuk Hollywood Fashion Show.

        Diketahui, video itu sendiri diunggah ke media berbagi video pada Jumat 2 Oktober 2020 lalu. Baca Juga: Tokoh Tionghoa: Sukmawati Bikin Malu Trah Soekarno

        “Ini sangat menghinakan,” katanya dalam keterangan tertulis kepada RMOL, Minggu (4/10/2020).

        Selain itu, dalam video, Mark Angel disebutkan sudah mengantongi izin dari manajemen Klentheng Dharma Bhakti.

        Terkait itu, ia menilai tempat ibadah bukan merupakan tempat untuk dijadikan lokasi syuting. “Syuting di ruang ibadah itu sangat melecehkan umat Buddha,” tegasnya.

        Ia juga menganggap bahwa hal itu sudah termasuk di luar kepatutan dan sangat tidak menghargai ruang ibadah umat Buddha.

        “Itu kan ruang suci, tempat umat sembahyang, kok malah dipakai syuting untuk fashion show. Keterlaluan sekali,” kecamnya.

        Ia pun menyebut, Klenteng Dharma Bhakti memang berada di bawah satu badan kepengurusan. Namun Klenteng itu adalah milik umat Buddha dan bukan milik orang perorang atau sekelompok orang.

        “Jadi, apapun aktivitas yang berlangsung di dalamnya, seyogianya menghormati hak-hak umat Buddha,” tuturnya.

        “Kalau mereka tahu, apalagi kegiatan itu dilakukan dalam rangka penggalangan dana untuk tujuan pemugaran, saya pikir panitia telah melakukan hal-hal yang keterlaluan dengan menghalalkan segala cara,” tegasnya.

        “Kalau saja syuting semacam itu dilakukan di masjid, saya yakin pasti umat Islam sudah marah,” ujarnya.

        “Sebab saya percaya, tempat ibadah apapun tidak boleh digunakan untuk kegiatan-kegiatan seperti itu,” sambung dia.

        Sementara, video yang diunggah melalui akun Mark Angel itu pun kini sudah tidak dapat diakses lagi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Vicky Fadil

        Bagikan Artikel: