Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Survei SMRC: Eletabilitas Ganjar Bakal Terus Naik, Masih Banyak Yang Belum Kenal

        Survei SMRC: Eletabilitas Ganjar Bakal Terus Naik, Masih Banyak Yang Belum Kenal Kredit Foto: Instagram/Ganjar Pranowo
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) merilis hasil survei terkait calon presiden (capres) pada Pilpres 2024. Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meningkat signifikan meski masih banyak yang belum mengenalnya.

        SMRC melakukan survei pada 8 sampai 16 Desember 2021 dengan jumlah responden sebanyak 2.420 orang yang sudah memiliki hak pilih. Responden yang dapat diwawancarai secara valid adalah sebanyak 2.062 dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

        Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas menyampaikan elektabilitas Prabowo (19,7 persen) dan Ganjar (19,2 persen) dalam simulasi 43 nama. Persentase itu diperoleh setelah pihaknya menanyakan kepada responden dalam format semi terbuka bila pemilihan presiden (Pilpres) dilakukan sekarang.

        "Sejauh ini simulasi semi terbuka, Pak Ganjar belum melewati Pak Prabowo tidak menunjukkan beda yang signifikan. Kita menilai ini seimbang Pak Prabowo dan Pak Ganjar," ujar Sirojudin dalam rilis survei secara daring.

        Meski demikian, Sirojudin menyampaikan elektabilitas Prabowo cenderung stagnan jika dibandingkan dengan hasil survei pada Maret 2020. Kala itu, elektabilitas Menteri Pertahanan itu sebesar 19,5 persen dan kemudian naik menjadi 21,5 persen pada Mei 2021.

        Sedangkan Ganjar mengalami kenaikan elektabilitas mencapai 100 persen. Pada Maret 2020, elektabilitas politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu sebesar 6,9 persen dan menjadi 19,2 persen pada Desember 2021.

        "Ganjar Pranowo kenaikannya sampai 100 persen dari posisi bulan Maret (2021). Maret ini 6,9 persen, Oktober (2020) 7,7 persen, Maret (2021) 8,8 persen menguat Mei pada September menjadi 15,8 persen, pada Desember 19,2," ujarnya.

        Di sisi lain, Sirojudin menyampaikan hasil survei juga menunjukkan bahwa baru 67 persen responden yang mengenal Ganjar. Dari jumlah itu, sebanyak 86 persen responden menyatakan suka. Persentase itu berdasarkan pertanyaan kepada responden apakah mengenal nama Ganjar. Jika tahu, apakah mereka atau tidak suka.

        Dalam simulasi yang sama, jumlah responden yang mengenal Prabowo sebanyak 96 persen. Namun, yang menyukai hanya 71 persen.

        "Di antara 17 nama, Ganjar paling disukai oleh 86 persen dari yang tahu," ujar Sirojudin.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: