Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Giring Langsung Tanggapi Survei 'Masyarakat Tak Puas Kinerja Anies': Kegagalan Gubernur DKI Adalah Kenyataan

        Giring Langsung Tanggapi Survei 'Masyarakat Tak Puas Kinerja Anies': Kegagalan Gubernur DKI Adalah Kenyataan Kredit Foto: Intagram/Giring Ganesha
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Dari survei lembaga Nusantara Strategic Netwok (NSN) diketahui bahwa mayoritas masyarakat tidak puas dengan kinerja Gubernur DKI Jakarta yang akan segera lengser, Anies Baswedan. Sebanyak 58,8 persen responden merasa tidak puas terhadap kinerja Anies dan sisanya tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 10,9 persen.

        Hasil itu menunjukkan jika tingkat kepuasan publik DKI Jakarta terhadap Anies berada pada titik terendah, setelah setahun terakhir selalu berada di bawah 40 persen.

        Baca Juga: Parpol Jadi Kendala, Anies Disarankan Gugat Sistem PT 20% ke MK: Mending Istikamah Bersama Rakyat

        Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha pun ikut merespons hasil survei tersebut. Giring lantas mencocokkannya dengan yang sudah dilakukan anggota DPRD PSI DKI Jakarta bahwa kegagalan Anies bukan sebuah rekayasa, melainkan kenyataan di masyarakat.

        "Seperti yang sudah dilakukan PSI lewat anggota DPRD PSI DKI Jakarta beberapa hari lalu, kegagalan Gub DKI adalah sebuah kenyataan di masyarakat," oceh Giring di Twitter, dilansir pada Senin (26/9/2022).

        Giring menegaskan, apa yang disampaikan PSI beberapa hari lalu sudah benar dan jujur. Diketahui, NSN merilis hasil jajak pendapat yang memotret bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melorot hingga mencapai 30,3 persen.

        Direktur Program NSN, Riandi, mengatakan bahwa penurunan persepsi publik terhadap Anies disebabkan berbagai kebijakan kontroversi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

        Ia mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta banyak mengerjakan proyek infrastruktur berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan menonjolkan pembangunan sejumlah kampung yang digusur Gubernur DKI sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, seperti Bukit Duri dan Kampung Akuarium.

        Baca Juga: Elektabilitas Tinggi, Pengamat Sebut Ini Bukan Jaminan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Sukses Pilpres 2024

        Pada faktanya warga tetap direlokasi ke rumah susun, seperti yang pernah dilakukan Ahok. "Yang dilakukan Anies hanya mengubah nama-nama jalan dan mengganti istilah, tanpa ada hal-hal yang lebih substantif," ujar Riandi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Puri Mei Setyaningrum

        Bagikan Artikel: