Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Rocky Gerung Sebut Surya Paloh Sengaja Pasang Badan untuk Anies Baswedan

        Rocky Gerung Sebut Surya Paloh Sengaja Pasang Badan untuk Anies Baswedan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung menyebutkan bahwa Ketua Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh saat ini sedang pasang badan untuk calon presiden (capres)-nya, Anies Baswedan.

        Diketahui, deklarasi Anies sebagai Capres dilakukan lebih cepat dari rencana sebelumnya dilakukan pada 10 November 2022.

        Deklarasi yang diumumkan secara langsung oleh Surya Paloh itu menyebutkan bahwa pihaknya akhirnya memilih Anies Baswedan sebagai sosok yang akan mereka usung.

        Baca Juga: Tak Semua Kader Nasdem Dukung Anies Baswedan, Niluh Djelantik Pilih Keluar dari Partai

        "Ya ini awal dari gempa bumi politik, kalau anak milenial bilang Surya Paloh menang banyak," ujar Rocky Gerung di kanal Youtubenya Senin (3/10/2022).

        "Ada kecerdikan Surya Paloh mengambil momentum [untuk deklarasi Anies]," tambahnya. 

        Lebih dari itu, langkah NasDem yang lebih cepat menurutnya sengaja dilakukan sebelum Anies dijegal oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri.

        "Dan semua orang memang menganggap pak Firli memang niat banget jeblosin Anies ke penjara, ngapain? tentu Firli bukan sendirian. Kalau lihat persaingan politik Firli sebagai proxy aja itu karena ngotot kan urgensinya supaya Anies tercegah dalam kompetisi," kata Rocky. 

        Baca Juga: Diusung Nasdem dalam Pilpres, Anies Baswedan Lupa Janjinya Jelang Lengser dari Gubernur: Pokoknya Saya Urus Jakarta Dulu

        "Nah Pak Surya Paloh menganggap sebelum disprindik, dia pasang badan dulu [buat Anies], kira-kira begitu spekulasinya," tambahnya.

        Gubernur DKI Jakarta diketahui sudah sekali dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi untuk dimintai keterangan soal kasus Formula E.

        Namun belakangan, beredar isu yang menyebutkan bahwa Ketua KPK yakni Firli Bahuri sengaja bermanuver untuk menjegal Anies Baswedan melalui KPK.

        Ketua KPK tersebut diduga mendesak satuan tugas pengusut kasus Formula E untuk menetapkan Anies sebagai tersangka.

        Padahal tim pengusut masih belum menemukan adanya tindak pidana korupsi yang melibatkan Anies Baswedan.

        Baca Juga: Deklarasi Anies Baswedan Jadi Capres, Nasdem Dikritik Keras: Timingnya Salah Berdekatan dengan Tragedi Kanjuruhan!

        "Kita tahu Firli kan hasil negosiasi, masih ada perjanjian yang tak terlihat, dan baru terlihat sekarang ketika Filri [meminta] supaya [Anies] langsung ditersangkakan, itu etikanya di mana?" kata Rocky Gerung dalam kanal YouTubenya yang tayang Minggu (2/10/2022).

        Menurut Rocky ada pola kejar-kejaran antara Firli dan pihak Parpol yang akan mengusung Anies untuk dideklarasikan sebagai calon presiden.

        Baca Juga: Pemilihan Waktu Deklarasi Anies Baswedan Dipertanyakan, NasDem 'Korbankan Diri'

        "Jadi berkejar-kejaran agenda politik dengan agenda KPK, dan orang akan anggap KPK akan tergantung isu politik, kalau Anies semakin tinggi [elektabilitasnya] akan dipercepat penangkapannya atau status tersangkanya," ujar Rocky.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty

        Bagikan Artikel: