Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPBI PBNU) mengimbau seluruh pengurus LPBI se-Indonesia siaga menghadapi potensi bencana alam, mengingat tingginya curah hujan dalam beberapa minggu terakhir.
"Kami mengimbau seluruh pengurus LPBI agar terus memantau dan bersiaga menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi yakni, banjir, longsor dan angin puting beliung," ujar Sekretaris LPBI PBNU Halik Rumkel, kemarin.
Halik juga memerintahkan agar LPBI di daerah selalu melakukan koordinasi dengan lembaga pemerintah setempat yang berwenang menangani penanggulangan bencana.
"Agar LPBI bersama BPBD bisa cepat merespons kejadian bencana. Untuk itu kami memerintahkan pengurus di daerah terus berkomunikasi dengan pemerintah setempat,” kata Halik.
Menghadapi musim penghujan, Halik menegaskan bahwa LPBI harus bisa belajar dari berbagai pengalaman. Ia mewanti-wanti, penanganan jangan sampai terkendala karena gagap dalam menghadapi potensi bencana.
Lebih lanjut, Halik meminta seluruh unsur LPBI harus mengoptimalisasi kesiapsiagaan darurat bencana diiringi dengan doa. “Kesiapsiagaan darurat bencana pun harus optimal dan tentunya dibarengi dengan doa dan ikhtiar,” ungkap dia.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Melanda di Jakarta Hingga Jumat, BNPB Minta Masyarakat Siaga
Sementara itu, ia juga menambahkan terkait urgensi literasi kebencanaan bagi masyarakat. Halik menilai, masyarakat perlu memahami pentingnya mitigasi bencana.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar
Tag Terkait: