Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        LindungiHutan Kembali Inisiasikan Sedekah Pohon di Ramadan 2024

        LindungiHutan Kembali Inisiasikan Sedekah Pohon di Ramadan 2024 Kredit Foto: LindungiHutan
        Warta Ekonomi, Semarang -

        LindungiHutan kembali memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menginisiasi program tahunan, yaitu Sedekah Pohon. Program ini menjadi wadah berbagai pihak untuk bertindak bersama melawan perubahan iklim dan memperbaiki kerusakan lingkungan sembari menjalankan kebaikan di bulan Ramadan.

        CEO LindungiHutan, Miftachur Robani (Ben),mengatakan bahwa Sedekah Pohon mengandung sisi spiritual yang diyakini oleh banyak orang memiliki manfaat dan pahala bagi yang melakukannya. Melalui program Sedekah Pohon, seluruh pihak dapat berkontribusi bersama secara aktif dalam upaya penghijauan dan membangun masa depan berkelanjutan untuk Indonesia.

        Baca Juga: Kembali Gelar Safari Ramadan, BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Komitmen Pemko Batam Lindungi Pekerja

        “Isu yang diangkat LindungiHutan bukan sekadar isu lingkungan, sosial, dan keberlanjutan saja, tetapi memiliki sisi spiritualitas. Hal tersebut diwujudkan melalui inisiasi Sedekah Pohon yang bertepatan dengan bulan Ramadan. Bagi orang-orang yang memiliki kepercayaan, menanam pohon memiliki manfaat dan ganjaran pahala yang akan diberikan dari setiap pohon yang kita tanam karena gunanya bukan cuma hari ini, melainkan untuk masa depan juga,” ujar Ben, dilansir Jumat (29/3).

        Program Sedekah Pohon dimulai pada tahun 2019. Inisiatif pertama kali dilakukan dengan membuat kampanye penghijauan di pesisir Bedono, Demak, Jawa Tengah. Setidaknya, ada sebanyak 111 Sahabat Alam yang turut berdonasi dan berhasil mengumpulkan 2.345 pohon mangrove. Aksi ini dilakukan untuk mengurangi ancaman abrasi di pesisir tersebut.

        Meskipun dihadapkan dengan pandemi Covid-19 pada 2020, LindungiHutan tetap menjalankan aksi hijau ini dan berhasil mengumpulkan 2.146 pohon yang ditanam di 4 provinsi, antara lain Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Kalimantan Barat.

        Satu tahun berselang, yakni 2021, program Sedekah Pohon pun berkolaborasi dengan program Jaga Hutan untuk menambah kesadaran masyarakat terhadap konservasi lingkungan. Kolaborasi antara kedua program ini sukses mengumpulkan ribuan pohon yang tersebar di 9 provinsi, salah satunya di Jawa Tengah.

        Baca Juga: Bertabur Rapor Hijau, Kurs Rupiah Hari Ini Terpantau Menguat

        Kolaborasi antara LindungHutan dan mitra-mitranya kembali diwujudkan melalui program Sedekah Pohon pada tahun 2022. Melalui program ini, ribuan pohon kembali dikumpulkan dan berhasil ditanam di 11 wilayah penghijauan yang tersebar di 7 provinsi di Indonesia.

        Tahun 2024, LindungiHutan membuka kesempatan bagi semua kalangan untuk terlibat dalam program Sedekah Pohon. Individu yang ingin terlibat dapat melakukan donasi pohon dan memilih kampanye sedekah pohon yang tersebar di 5 (lima) kota lokasi penghijauan. Lokasi tersebut tersebar di Teluk Benoa (Badung, Bali), Jabungan (Semarang, Jawa Tengah), Pesisir Untia (Makassar, Sulawesi Selatan), Pulau Pari (Kepulauan Seribu, Jakarta), dan Ekowisata Mangrove Wonorejo (Surabaya, Jawa Timur)

        Baca Juga: Wamenkeu Sebut Investor Eropa Soroti Perkembangan Ekonomi Hijau di Indonesia

        Pohon-pohon yang didonasikan akan ditanam di lokasi-lokasi tersebut guna memperbaiki kondisi lingkungan demi mengurangi abrasi, banjir, tanah longsor, dan bencana-bencana lainnya. Selain itu, brand dan perusahaan juga dapat berkolaborasi dalam program Sedekah Pohon dengan memilih berbagai skema kerja sama, antara lain:

        • Product Bundling: Skema kerja sama dengan mensinergikan produk penjualan dengan aksi penanaman pohon. Pelanggan dapat memilih atau secara otomatis untuk berdonasi minimal 1 pohon.
        • Service Bundling: Menambahkan nilai tambah dari layanan yang bisnis Anda berikan dengan aktivitas penanaman pohon atau layanan LindungiHutan lainnya.
        • One Time Donation: Berkontribusi penuh dengan sekali donasi dalam program penghijauan.

        Baca Juga: Sambut Indonesia Emas 2045, PB HMI Dorong Hilirisasi Industri Hijau

        Brand dan perusahaan yang bekerja sama akan mendapatkan keuntungan, seperti laporan pertanggungjawaban, monitoring pohon berkala, halaman kampanye khusus, publikasi di kanal resmi LindungiHutan, hingga sertifikat penghijauan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: