Meta Akuisisi Startup China Ini, Pernah Dijuluki 'The Next DeepSeek'
Kredit Foto: Zabra
Meta mengumumkan akan mengakuisisi Startup Kecerdasan Buatan China, Manus. Hal ini seiring upaya perusahaan teknologi tersebut mempercepat integrasi akal imitasi tingkat lanjut ke seluruh platformnya.
Dilansir Rabu (31/12), Meta akan mengoperasikan dan memasarkan layanan dari startup tersebut, serta mengintegrasikannya ke dalam berbagai produk konsumen dan bisnis, termasuk Meta AI. Nilai transaksi tidak diungkapkan secara resmi, namun sejumlah laporan menyebutkan valuasi berada dalam kisaran US$2 miliar hingga US$3 miliar.
Baca Juga: Purbaya Bakal Investasi Rp45 miliar untuk Kembangkan Trade AI Bea Cukai
Manus merupakan startup akal imitasi yang didirikan oleh pendiri asal China. Ia sempat menjadi sorotan global awal tahun ini setelah merilis apa yang diklaim sebagai agen kecerdasan buatan umum pertama di dunia. Teknologi tersebut disebut mampu membuat keputusan dan mengeksekusi tugas secara mandiri, dengan kebutuhan perintah yang jauh lebih sedikit dibandingkan chatbot akal imitasi lain seperti ChatGPT.
Popularitas Manus melonjak pesat hingga memicu perbandingan dengan DeepSeek. Ia sendiri mendapat perhatian luas di China. Beberapa bulan setelah viral, perusahaan tersebut memindahkan kantor pusatnya dari China ke Singapura.
Baca Juga: Ancam Pengusaha Indonesia, Sejumlah Red Flag Backup Data Mengintai di 2026
Manus mengklaim performa agen akal imitasi miliknya melampaui OpenAI DeepResearch. Perusahaan ini juga memiliki kemitraan strategis dengan Alibaba.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar