Sambut Data Inflasi, Trump Kembali Desak The Fed Pangkas Suku Bunga Dolar AS
Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyambut positif rilis data inflasi terbaru dari negaranya. Hal itu membuatnya semakin mendorong adanya pemangkasan suku bunga dari Negeri Paman Sam.
Trump kembali menggunakan data ekonomi terbaru untuk menegaskan desakannya agar kebijakan pemotongan suku bunga dilakukan kembali oleh Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell.
Baca Juga: Usulan Trump Soal Bunga Kartu Kredit Diproyeksi Sulit Lolos Kongres AS
“Angka inflasi yang rendah untuk AS. Jerome Powell seharusnya memangkas suku bunga secara signifikan. Jika tidak, dia akan terus menjadi terlambat, ” ungkap Trump di Truth Social, Selasa (13/1).
Dari Amerika Serikat, data ekonomi terbaru menunjukkan harga konsumen naik pada Desember. Hal itu terjadi seiring berakhirnya distorsi akibat penutupan pemerintah (government shutdown) yang sebelumnya menekan inflasi secara artifisial pada November.
Kenaikan tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan kebijakan moneter bulan ini, meskipun tekanan politik terhadap bank sentral terus meningkat di AS.
Baca Juga: Greenland Harga Mati, Uni Eropa Peringatkan Trump: Invasi Akan Jadi Akhir NATO
Trump sendiri telah berulang kali mengkritik dan mendorong bank sentral untuk memangkas suku bunga guna menopang pertumbuhan ekonomi. Sementara bank sentral menegaskan bahwa kebijakan moneternya tetap berbasis pada data ekonomi dan mandat stabilitas harga.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: