Rupiah Hampir Rp17.000, Purbaya: Gak Usah Panik, Rupiah akan Menguat Dalam Dua Pekan!
Kredit Foto: Cita Auliana
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimisme terhadap pergerakan nilai tukar rupiah, meski hampir menyentuh level Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS).
Purbaya meyakini rupiah akan kembali menguat dalam waktu dua pekan ke depan.
“Jadi teman-teman yang di pasar, ibu-ibu dan lain-lain, ga usah panik rupiah akan segera menguat dalam waktu 2 minggu ke depan,” kata Purbaya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Purbaya menjelaskan, stabilitas dan kebijakan nilai tukar rupiah sepenuhnya berada dalam kewenangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter. Namun demikian, ia menilai arah perbaikan kondisi ekonomi nasional akan menjadi faktor utama yang mendorong penguatan rupiah ke depan.
“Kalau rupiah kan saya enggak bisa ngomong, rupiah kan urusan bank sentral. Tapi begini, kalau nanti ekonominya membaik terus, harusnya rupiah kan menguat juga,” ujarnya.
Baca Juga: Rupiah Keok Tembus 16.860, BI Ungkap Penyebabnya
Menurut Purbaya, membaiknya fundamental ekonomi akan meningkatkan kepercayaan investor, khususnya investor asing, untuk kembali menempatkan dananya di Indonesia. Aliran modal masuk (capital inflow) tersebut dinilai akan memperkuat nilai tukar rupiah sekaligus meningkatkan daya tarik pasar keuangan domestik.
“Enggak ada alasan orang takut untuk convert ke rupiah. Asing juga sudah masuk, Anda lihat pasar modal kita. Kalau dikendalikan dengan benar, tidak terlalu sulit untuk mengembalikan rupiah,” terangnya.
Baca Juga: Kantor Pusat Ditjen Pajak Digeledah KPK, Purbaya Respon Begini
Ia menambahkan, kondisi pasar modal Indonesia saat ini menunjukkan sinyal positif dengan meningkatnya minat investor, seiring ekspektasi terhadap stabilitas makroekonomi dan prospek pertumbuhan yang tetap solid. Situasi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu indikator bahwa kepercayaan pasar terhadap ekonomi nasional masih terjaga.
Lebih lanjut, Purbaya menyampaikan optimisme terhadap kinerja ekonomi Indonesia ke depan. Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2026 berada di kisaran 5,45 persen dan berpeluang mendekati 6 persen sepanjang tahun ini.
Baca Juga: Purbaya Pasang Badan, Pegawai Pajak Korup Segera Disingkirkan
“Jadi Anda enggak usah takut, pondasi kita kuat. Rupiah akan masuk karena modal akan masuk ke sini dan orang Indonesia yang naruh uangnya di luar negeri juga akan balik,” pungkas Purbaya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: