Jamkrida Jabar Gandeng BPR Karya Utama Buka Akses Kredit Aman bagi Pekerja Migran
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Upaya memperkuat peran pekerja migran sebagai penggerak ekonomi daerah terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Salah satunya melalui sinergi antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang ditandai dengan kerja sama antara PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Barat dan PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Karya Utama Jabar dalam skema penjaminan kredit konsumtif bagi pekerja migran Indonesia asal Jawa Barat.
Kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antar BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pembiayaan sektor ketenagakerjaan.
Direktur Utama PT Jamkrida Jabar, Bobby Cahyadi mengatakan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam mengembangkan perekonomian Jawa Barat melalui dukungan pembiayaan bagi pekerja migran.
“Kerja sama Jamkrida Jabar dengan BPR Karya Utama ini merupakan bentuk sinergi BUMD Pemprov Jabar. Kami mendukung pembiayaan pekerja migran Indonesia yang berkontribusi terhadap perekonomian karena mereka merupakan pahlawan devisa,” kata Bobby usai penandatanganan naskah perjanjian kerja sama di Kantor Biro BUMD Bandung, Rabu (14/1/2026).
Bobby berharap, melalui skema penjaminan kredit ini dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran sekaligus memperkuat peran BUMD dalam pembangunan daerah.
“Harapannya kerja sama ini bisa menekan pengangguran dan menjadi kolaborasi yang saling menguntungkan antar BUMD,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT BPR Karya Utama Jabar, Mohamad Noor Rahman menyampaikan, bahwa kerja sama dengan Jamkrida Jabar menjadi bagian penting dari mitigasi risiko dalam penyaluran pembiayaan, khususnya bagi calon tenaga kerja migran.
“Bagi BPR Karya Utama Jabar, ini adalah bentuk kolaborasi BUMD sekaligus mitigasi risiko ketika membiayai tenaga kerja migran, yang saat ini fokusnya ke Jepang,” kata Noor Rahman.
Menurutnya, pembiayaan dilakukan dengan menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang sehat dan kredibel. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas calon debitur serta menjaga prinsip kehati-hatian perbankan.
“Ini baru pertama kami lakukan. Kami ingin membantu calon pekerja migran yang akan berangkat ke Jepang dan nantinya memberikan devisa bagi Jawa Barat,” katanya.
Meski saat ini masih berfokus pada Jepang, Noor Rahman membuka peluang ekspansi ke negara lain. BPR Karya Utama Jabar juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk menjajaki peluang pembiayaan pekerja migran ke berbagai negara tujuan.
“Kami tetap membuka kesempatan kerja sama dengan lembaga lain dan negara tujuan lain, sesuai dengan informasi dan kebutuhan tenaga kerja migran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Biro BUMD Investasi dan Administrasi Pembangunan, Deny Hermawan menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut.
“Pemprov Jabar menyambut baik kerja sama ini sebagai bentuk sinergi antar BUMD, yakni Jamkrida Jabar dan BPR Karya Utama Jabar,” ujar Deny.
Baca Juga: Perkuat Keamanan Siber, OJK Luncurkan Aturan Penyelenggaraan Teknologi BPR dan BPR Syariah
Deny menilai kedua BUMD tersebut menunjukkan kinerja yang positif sepanjang 2025. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat daya tumbuh masing-masing perusahaan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi perekonomian daerah.
“Sinergi ini sangat bermanfaat, terutama dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran, meningkatkan devisa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Barat,” ungkapnya.
Deny berharap kerja sama ini dapat menjadi contoh kolaborasi BUMD dalam membangun ekosistem ekonomi yang kuat dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat.
“BUMD-BUMD ini mampu menjadi satu ekosistem yang kuat menggerakkan perekonomian, memberikan layanan kepada masyarakat, dan memberikan PAD kepada Pemprov Jabar yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan Jawa Barat,” pungkasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Amry Nur Hidayat