Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Investor Kripto Indonesia Putar Strategi, Kini Mulai Adopsi USDT

        Investor Kripto Indonesia Putar Strategi, Kini Mulai Adopsi USDT Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Penggunaan stablecoin terus meningkat di tengah pasar kripto global yang bergerak lebih terkendali. Hal itu juga terlihat secara lokal dengan investor mulai mengedepankan stabilitas dan pengelolaan risiko dalam strategi investasinya melalui investasi dalam stablecoin dari Tether (USDT).

        Data global menunjukkan adopsi stablecoin tetap tumbuh meski volume perdagangan aset kripto volatil mengalami perlambatan. Kondisi ini mencerminkan perubahan perilaku investor yang tidak lagi semata mengejar lonjakan harga, tetapi lebih fokus pada perlindungan nilai dan fleksibilitas pengelolaan dana.

        Baca Juga: Urgensi Proof of Reserve dan UU P2SK Jamin Dana Investor Kripto

        Ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi suku bunga serta dinamika geopolitik mendorong investor bersikap lebih berhati-hati. USDT dalam hal ini menjadi instrumen yang banyak dimanfaatkan karena dirancang untuk menjaga nilai tetap stabil dengan mengacu pada dolar dari Amerika Serikat (AS).

        Di Indonesia, stablecoin itu digunakan sebagai pintu masuk bagi investor pemula sekaligus menjadi tempat parkir aset bagi investor berpengalaman. Stablecoin ini memungkinkan investor tetap berada dalam dalam ekosistem kripto tanpa terpapar langsung volatilitas harga yang tajam, sambil menunggu momentum pasar yang lebih tepat.

        Pendekatan berbasis stablecoin juga dinilai membantu investor mengelola emosi dalam mengambil keputusan investasi. Dengan paparan volatilitas yang lebih rendah, investor dapat menyusun strategi secara lebih rasional dan terukur, terutama di pasar yang cenderung bergerak moderat.

        Seiring meningkatnya pemanfaatan stablecoin, aspek keamanan dan likuiditas menjadi perhatian utama. Infrastruktur platform yang andal dinilai penting untuk memastikan pengelolaan aset berjalan aman dan efisien. Likuiditas yang baik memungkinkan investor melakukan konversi aset dengan harga kompetitif dan tanpa hambatan teknis.

        Baca Juga: Pakistan Jajaki Pembayaran Stablecoin Lintas Negara

        USDT yang semakin dilirik menunjukkan pendewasaan pasar kripto di Indonesia. Stablecoin kini tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga menjadi bagian integral dari perencanaan portofolio, seiring investor berupaya menjaga keseimbangan antara peluang dan risiko di tengah dinamika pasar kripto yang terus berkembang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: