- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Pramono Yakin Sekali Kalau Perekonomian Meningkat, Peran Industri Pengolahan Sudah Tidak Lagi Kompetitif
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan visi besar Jakarta yang akan bertransformasi menjadi pusat ekonomi nasional dan kota global sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024.
Hal itu dipaparkan Pramono saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta dalam rangka menyampaikan jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis.
Kedua regulasi tersebut adalah Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), serta Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) DKI Jakarta Tahun 2026-2046.
Ia menekankan perencanaan industri diarahkan menuju pusat ekonomi yang ditopang oleh industri pengolahan dan sektor jasa.
Pandangan Pramono meyakini saat perekonomian meningkat, peran produksi pada sektor industri pengolahan tidak lagi kompetitif dan akan beralih ke sektor jasa industri.
Pada titik ini, peran Jakarta juga akan beralih menjadi hub bagi industri nasional dan regional.
Sementara terkait penataan industri, Pramono berpendapat pengembangan industri tidak boleh bertentangan dengan kebijakan tata ruang dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Keseimbangan dan keselamatan lingkungan menjadi pertimbangan penting dalam pembangunan industri.
Selain itu, rencana penataan Industri Kecil dan Menengah (IKM) harus memitigasi timbulnya risiko konflik agraria dan sosial
Karena itu perlu perhatian khusus terhadap keadilan agraria dan kepastian hukum sebagai fondasi dalam merumuskan rencana penataan IKM ke kawasan industri di bagian barat dan timur Jakarta.
"Pembangunan industri harus dijalankan dengan konsisten dan berkelanjutan, serta diarahkan pada pendekatan yang lebih modern, tertib, ramah lingkungan, efisien, dan tidak menimbulkan beban baru bagi kualitas hidup masyarakat," ucapnya.
Menurut Pramono, revitalisasi kawasan industri yang sudah ada seperti Pulogadung menjadi prioritas, termasuk perbaikan utilitas, manajemen lalu lintas logistik, serta penanganan dampak lingkungan, agar kawasan industri tidak menjadi sumber masalah kota.
"IKM akan didorong menjadi industri mandiri atau sebagai bagian dari rantai pasok industri besar dalam rangka efisiensi industri," kata Pramono.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat