Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Strategi Baru Blue Bird Incar Segmen Generasi Muda

        Strategi Baru Blue Bird Incar Segmen Generasi Muda Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Blue Bird Tbk memperluas penetrasi pasar anak muda melalui kolaborasi dengan Tahilalats, intellectual property (IP) lokal Indonesia, yang diresmikan pada awal 2026. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga relevansi lintas generasi di tengah perubahan preferensi konsumen.

        Chief Executive Officer PT Blue Bird Tbk Andre Djokosoetono mengatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih muda dengan pendekatan yang lebih segar, tanpa meninggalkan fondasi kepercayaan dan kenyamanan layanan transportasi Bluebird.

        “Kolaborasi kreatif ini merupakan bagian dari upaya Bluebird memperluas penetrasi pasar, khususnya di kalangan generasi muda. Ini menjadi langkah kami untuk mengekspresikan identitas Bluebird dengan cara baru yang lebih dekat dengan pelanggan, lewat cerita, visual, dan pengalaman yang berkesan,” ujar Andre pada peluncuran kolaborasi Bluebird x Tahilalats, Selasa (20/1/2026).

        Baca Juga: Aset Reksa Dana Anak Muda Tembus Rp51,82 Triliun

        Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui rangkaian aktivasi yang memadukan pengalaman digital dan offline. Salah satu inisiatif yang diperkenalkan adalah peluncuran merchandise edisi terbatas Bluebird Group x Tahilalats, yang meliputi tumbler, T-shirt, gantungan kunci, bandana, hingga tas lipat.

        Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk Monita Moerdani menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Tahilalats tidak berhenti pada tahap peluncuran awal dan akan berlanjut sepanjang 2026 melalui berbagai aktivitas lanjutan.

        “Tentunya banyak inisiatif seru yang lagi kita siapin, tapi kita pengen ngelakuinnya one at a time dan kita pengen pastiin setiap kolaborasi yang kita lakuin tuh bener-bener dipikirin mateng dan kita bisa dapetin hasil yang maksimal. Jadi untuk saat ini dengan Tahilalats ini masih banyak aktivitas yang akan kita jalanin sepanjang tahun ini, baru permulaan aja,” ujar Monita saat ditemui wartawan.

        Menurut Monita, kolaborasi tersebut memiliki target bisnis yang jelas, terutama dalam memperluas basis pelanggan Bluebird di segmen usia muda sekaligus meningkatkan pemanfaatan layanan dan platform digital perusahaan.

        Baca Juga: Generasi Muda Mendominasi, Investor Pasar Modal Tembus 20,32 Juta di Akhir 2025

        “Pasti, jadi kan tadi di pemaparan awal tuh saya sempat cerita basically kita pengen sebenarnya bisa memperluas lagi penetrasi pasar Bluebird dengan kolaborasi ini, especially masuk ke segmen konsumen yang lebih muda. Jadi itu tentu menjadi salah satu fokus kita, jadi perluasan penetrasi pasar baik untuk menggunakan servis-servis Bluebird Group ataupun juga menggunakan aplikasi MyBluebird,” kata Monita.

        Dari sisi mitra kolaborasi, Co-Founder Tahilalats Rakhman Azhari menilai kerja sama dengan Bluebird membuka ruang yang lebih luas bagi kreativitas lokal untuk menjangkau audiens yang lebih beragam.

        “Kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas dan talenta lokal memiliki ruang besar untuk tampil modern, relevan, dan dekat dengan publik,” ujar Rakhman.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: