- Home
- /
- EkBis
- /
- Transportasi
Mudik Lebaran 2026, Blue Bird Tambah Armada untuk Antisipasi Lonjakan Permintaan
Kredit Foto: WE
PT Blue Bird Tbk (BIRD) menyiapkan tambahan armada di seluruh lini layanan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan transportasi selama periode mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Ramadhan dan Idulfitri yang secara historis menjadi masa peak season bagi bisnis transportasi.
Chief Marketing Officer PT Blue Bird Tbk Monita Moerdani mengatakan, kesiapan armada merupakan agenda rutin perusahaan dalam menghadapi pola musiman permintaan jasa mobilitas. Persiapan tersebut mencakup seluruh layanan yang berada di bawah Bluebird Group.
“Di semua seasonality mobilitas, pasti kita akan selalu mempersiapkan semua armada kita across semua vertical, dari mulai taksi, rental, charter, bus charter, ataupun besar terkota. Itu pasti kita siapin untuk mengantisipasi demand yang tinggi dengan kesiapan armada dan servis yang sudah kita pastikan sebaik mungkin,” ujar Monita saat ditemui dalam acara peluncuran kolaborasi Bluebird x Tahilalats di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: Strategi Baru Blue Bird Incar Segmen Generasi Muda
Monita menjelaskan, penambahan armada tidak hanya difokuskan pada satu jenis layanan, melainkan mencakup seluruh ekosistem mobilitas Bluebird Group. Selain layanan taksi reguler, perusahaan juga menyiapkan armada dari lini Big Bird yang melayani bus dan charter untuk kebutuhan perjalanan jarak jauh maupun rombongan.
Menurut dia, strategi penambahan armada tersebut bukan semata-mata dilakukan untuk merespons kebutuhan musiman seperti mudik Lebaran, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas layanan.
“Kita selalu menambah armada ini yang jelas untuk mengembangkan pasar, jadi tidak hanya spesifik untuk momentum ekonomi dan seasonality saja, tapi kita memang secara berkala selalu menambah armada across semua vertical untuk menangkap pasar yang lebih besar dan lebih luas,” kata Monita.
Baca Juga: OJK Catat Lonjakan Pembiayaan Pindar Saat Ramadan
Terkait momentum Lebaran 2026, Monita menyebutkan bahwa perusahaan belum menetapkan target kinerja atau proyeksi permintaan secara spesifik untuk disampaikan ke publik. Meski demikian, ia menilai pola fluktuasi bisnis mobilitas cenderung konsisten dari tahun ke tahun, dengan lonjakan permintaan yang berulang pada periode tertentu.
“Untuk spesifik target mungkin aku belum bisa share, cuma yang jelas pastinya bisa dilihat dari tahun ke tahun, bisnis mobilitas itu pasti akan ada fluktuasinya dan pasti peak season-nya sesuai dengan seasonality, di mana orang memang banyak travelling di akhir tahun dan juga nanti pas mudik,” ujarnya.
Blue Bird menilai periode Ramadhan dan Idulfitri tetap menjadi salah satu momentum penting bagi industri transportasi, seiring meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat untuk mudik, berlibur, maupun kegiatan sosial lainnya. Dengan kesiapan armada di seluruh lini, perusahaan berharap dapat menjaga kualitas layanan sekaligus mengakomodasi lonjakan permintaan selama musim mudik Lebaran 2026.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: